Alat Pemadam Api Hallon

Alat Pemadam Api Hallon

Alat Pemadam Api HallonAlat pemadam api ini menggunakan media gas halon sebagai media utama untuk memadamkan api. Gas hallon mempunyai sifat menarik oksigen keluar dari area tersebut, seperti yang kita tahu api tidak bisa menyala jika tidak ada oksigen. Begitulah cara kerja dari alat pemadam api hallon. Jenis Hallon sendiri adalah Halon 1211, Halon 130, dan Halon 2404. Yang digunakan di Indonesia sebagai alam pemadam api yaitu halon 1211. perlu diperhatikan, untuk kebakaran alat – alat elektronik. Karena logam pada benda elektronik akan tercampur dengan gas halon dan membentuk senyawa hydrogen halide yang beracun dan bersifat korosif, hal ini merupakan kelemahan dari alat pemadam api hallon. Selain itu, jika alat digunakan pada area yang kecil harus ada ventilasi yang cukup untuk akses keluar masuk udara. atau bisa juga menggunakan breathing apparatus untuk menjaga pernafasan petugas agar tetap stabil, dampaknya bila tidak menggunakan alat ini tubuh akan kesulitan menghirup oksigen sehingga bisa pingsan dan bahkan mengakibatkan kematian. sangat berbahaya bukan?

Alat Pemadam Api Hallon untuk kelas kebakaran

Halon merupakan sebuah temuan yang canggih untuk memadamkan api, media ini sangat cepat dalam penanganan kebakaran sehingga banyak orang atau industri yang menggunakan. Bahkan jenis pemadam ini dikembangkan untuk memadamkan api pada pesawat udara. Dan cocok untuk kebakaran kelas A (bahan dari plastik, kayu, kertas, pakaian) Kelas B (cairan kimia, minyak bumi, lemak dan sejenisnya) Kelas C (kebakaran listrik, konsleting dll)

Alat Pemadam Api Hallon dilarang beredar

Namun kini, alat pemadam api yang menggunakan hallon dilarang oleh pemerintah. Karena berpotensi untuk merusak ozon. Ozon adalah lapisan di atmosfir yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet penyebab kanker dan katarak. Berlaku mulai januari 2005 oleh Badan Lingkungan Hidup Indonesia serta Keputusan Menteri Peindustrian dan Perdagangan no 110 tahun 1998 tentang larangan memproduksi dan memperdagangkan bahan perusak lapisan. Aturan lainnya yaitu peraturan Menteri Negara Lingkungan hidup no.2 tahun 2009 mengenai penggunaan Halon untuk kebutuhan kritis harus melalui persetujuan Menteri Lingkungan Hidup berdasar pada rekomendasi yang dikeluarkan oleh penasehat ahli di bidang bahan pemadam api. Dalam perkembangannya karena senyawa ini membahayakan ozon, maka dicari media lain yang memiliki karakteristik sama namun aman digunakan. Produk yang ada saat ini sebagai pengganti hallon seperti HFC-227 sebagai bahan aktif dalam memadamkan api. media ini berbentuk cairan saat didalam tabung, namun saat dikeluarkan media ini berubah menjadi seperti asap yang sangat efektif untuk memadamkan api.

Leave a Comment