Jockey Pump dan Komponen Control Panel Fire Hydrant

Jockey Pump adalah salah satu pompa yang terdapat dalam Instalasi Hydrant, Jockey Pump Berfungsi sebagai stabilizer tekanan, yaitu menjaga kesetabilan tekanan pada pipa Hydrant. Dalam kondisi normal Tekanan pada pipa hydrant bisa berkurang karena kebocoran pipa yang disebabkan oleh korosif atau karat pada instalasi hydrant.

Jockey pump fire hydrant

Jokey pump dapat beroprasi secara manual ataupun otomatis yang diatur pada Panel Kontrol. Jika pada toggle/selector switch di control panel diposisikan pada manual maka untuk mengoprasikan kita tekan tombol ON dan untuk mematikan tekan tombol OFF. Jika Toggle/selector switch diposisikan pada auto maka sepenuhnya jockey pump bekerja secara otomatis dan dikendalikan menggunakan pressure switch. Pressure switch biasanya di setting antara 6 s/d 8 bar atau 8 s/d 10 bar. Pada tekanan minimum maka jockey pump akan beroperasi dan pada tekanan maksimum jockey pump akan berhenti.

Jockey Pump dan Komponen Control Panel Fire Hydrant terkait satu sama lain

Adapun beberapa komponen dalam control panel diantaranya adalah sebagai berikut:

 

MCB (Mini Circuit Breaker)

MCB berfungsi untuk memutus arus listrik ketika terjadi konsleting ataupun untuk memutuskan arus listrik pada saat maintenance. MCB 1 Phase untuk system control & 3 Phase untuk power pompa.

Magnetic Kontaktor

Berfungsi sebagai kontak atau saklar yang mengubungkan dari source power 3 phase ke pompa. Jika pompa lebih dari 5 HP maka digunakan 3 magnetic kontactor kontaktor 1 berfungsi untuk Main Contact/ kontak utama, kontaktor 2 berfungsi menghubungkan kumparan motor secara bintang, dan kontaktor 3 berfungsi menghubungkan kumparan secara segitiga, hal ini dimaksudkan untuk mengasut motor agar tidak terjadi lonjakan arus yang tinggi pada saat starting

TDR (Time Delay Relay)

TDR berfungsi untuk mengasut kumparan motor dari posisi bintang(Star) ke segitiga(Delta) pengasutan dapat diatur pada selector switch pada TDR, pengaturan waktu tidak boleh kurang dari 3 detik dan tidak boleh melebihi 8 detik.

Toggle/Selector switch

Berfungsi untuk merubah dari system AUTO-MANUAL-OFF. Auto menandakan bahwa sistem fire hydrant dapat bekerja secara otomatis, manual memerlukan bantuan manusia untuk menyalakan sistem, sedangkan Off berfungsi untuk mematikan system.

Tombol ON & OFF

Tombol On berfungsi untuk menoperasikan pompa secara manual, & tombol Off berfungsi untuk mematikan pompa secara manual

TOL (Thermal Over Load)

Thermal Overload berfungsi untuk memutuskan system control saat terjadi panas yang tinggi mada motor penggerak pompa yang dapat menyebabkan terbakarnya kumparan pada motor listrik, hal ini bisa terjadi karena kegagalan system mechanical seperti bearing pecah, as berkarat sehingga motor tidak kuat berputar. Atau terjadi karena setting pengasutan motor yang terlalu lama.

Emergency Push Button

Berfungsi untuk mematikan system secara keseluruhan pada saat keadaan darurat

Pressure Switch

Pressure switch berfungsi untuk mengatur system control berdasarkan tekanan, pressure switch dapat di atur pada tekanan berapa bar aktif dan berhenti.

Demikian penjelasan mengenai Jockey Pump dan Komponen Control Panel Fire Hydrant, jika anda masih memiliki pertanyaan mengenai komponen-komponen diatas. jangan ragu bertanya melalui kolom komentar dibawah ini. kami siap membantu dalam instalasi fire hydrant, fire sprinkler, suppression system, dan berbagai sistem proteksi kebakaran lainnya.

 

Recommended Posts
Showing 12 comments
  • Paulus Heri santoso
    Balas

    Selamat siang. Mau bertanya
    Berapa bar seetingan pada Pompa Joky pump apabila Safety Relife Valve kita setting 12 barr

    • PT Bromindo Mekar Mitra
      Balas

      Selamat pagi Pak Heri,
      Menurut ahli teknisi hydrant kami, selisih jarak safety valve pada pompa stand by 2 bar lebih rendah. Jadi safety valve di 12 bar dan pompa stand by di 10 bar.
      Jika ada kendala atau memerlukan bantuan, tak perlu sungkan untuk menghubungi kami Pak.
      Terima kasih.

      Salam,
      Tim Bromindo

  • Dede Darya
    Balas

    Selamat siang Saya baru belajar tentang system hydrant. Permasalahan nya posisi auto nyala terus. Dan tidak mengisi ke pressure tank.
    Mohon penjelasan nya
    Terima Kasih

    • PT Bromindo Mekar Mitra
      Balas

      Selamat pagi Pak Dede,
      Pertama, pastikan pressure tank ke header terhubung tanpa ada valve tertutup.
      Sesudah dipastikan header connect ke header, pastikan pompa menghisap air di water tank dengan baik
      Apabila sistem pompanya negatif suction, pastikan instalasi pemancing (primming tank) mengisi intalasi hisap agar tidak terjadi masuk angin dan gagal hisap.
      Jika masalah masih timbul, sebaiknya Bapak memanggil vendor hydrant agar bisa membantu cek kendala yang Bapak hadapi.
      Terima kasih.

      Salam,
      Tim Bromindo

  • Bayu Erlangga Pramunditta
    Balas

    Apakah ada acuan berapa jam sekali pompa Jockey akan menyala dalam satu instalasi pabrik yang besar? Jika menyala dalam 4 jam sekali apakah hal tersebut normal?

    • PT Bromindo Mekar Mitra
      Balas

      Selamat siang Pak Bayu,
      Pemicu aktifnya pompa jockey adalah turunnya tekanan di instalasi. Jika tekanan di instalasi turun sampai batas auto on jockey, maka jockey akan hidup dan akan mati apabila tekanan sudah menyentuh batas auto off.
      Jika jockey hidup dengan konstan per 4 jam, ada indikasi instalasi bocor.
      Tapi apabila jockey hidup di jam-jam tertentu khususnya pada suhu rendah (malam/sore), maka indikasinya ada udara release di instalasi lewat air vent, dan jockey akan hidup hanya sekali untuk memenuhi tekanan saja.
      Apakah sudah jelas Pak Bayu? Jika ada pertanyaan lagi, tak perlu sungkan untuk menanyakannya lagi kepada kami.
      Terima kasih.

      Salam,
      Tim Bromindo

  • Putra Adhitya
    Balas

    Selamat sore, saya baru belajar tentang system hydrant. Yang saya ingin tanyakan, bagaimana cara mengetahui flow switch pada setiap lantai berfungsi dengan baik.Tolong panduannya untuk pengetsan flow switch. Terima kasih.

    • PT Bromindo Mekar Mitra
      Balas

      Selamat pagi Pak Putra,
      Flow switch adalah alat yang berfungsi untuk membaca aliran/pergerakan air pada instalasi. Jadi untuk mengetes flow switch masih berfungsi dengan baik atau tidak, Bapak bisa membuka salah satu instalasi agar ada pergerakan air. Apabila flow switch ada di instalasi sprinkler, bisa dites dengan cara membuka instalasi drain pada sprinkler.
      Apakah sudah jelas Pak Putra?
      Terima kasih.

      Salam,
      Tim Bromindo

  • Tatas Deataw
    Balas

    Apa bisa pada jockey pump dibtambahbkan Surge Tank?

    • Nesty Dian
      Balas

      Selamat pagi Pak Tatas,
      Jika yang dimaksud Bapak surge tank itu pressure tank, maka bisa ditambahkan ke jockey pump Pak.

      Salam,
      Tim Bromindo

  • midwar kamal
    Balas

    selamat siang saya kamal, pekerja di bagian utility, pabrik textile, kami punya jokeypump hidrant, ada trouble, tidak bisa auto, itu alarmnya “non auto”, mohon penjelasan itu kira2 problemnya gmn tau gk bos.

    • Nesty Dian
      Balas

      Hai Pak Midwar,

      Untuk jockey pump apakah terhubung dengan WLC (Water Level Control) atau tidak?
      Jika terhubung, ada kemungkinan trouble terletak pada Electroda WLC.
      Jika tidak, ada kemungkinan trouble berada pada pressure switch.

      Salam,
      Tim Bromindo

Leave a Comment