Mengukur Kemampuan Pompa Fire Hydrant

Mengukur Kemampuan Pompa Fire Hydrant

Dalam pembangunan proyek fire hydrant system tidak segampang yang dibayangkan dan tidak asal pasang saja. Perencanaan perhitungannya harus matang dan harus diketahui oleh para kontraktor ketika mau membangun fire hydrant system, termasuk mengukur kemampuan pompa fire hydrant hal ini harus diperhatikan.Mengukur Kemampuan Pompa Fire Hydrant

Mengukur kemampuan pompa fire hydrant merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kontraktor untuk mengetahui tekanan air yang ada pada jaringan fire hydrant system, Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui kemampuan pompa fire hydran berjalan dengan baik sesuai dengan standar-standar yang berlaku. Pompa pemadam kebakaran (fire pump) yang digunakan untuk instalasi fire hydrant ada tiga pompa yang dijalankan. Diantaranya electric pump, Diesel pump, dan jockey pump. Electric pump / diesel pump fungsi utamaya adalah untuk mendistribukan air dari reservoir (tandon air) ke jaringan pipa fire hydrant. Sedangkan jockey pump berfungsi untuk menstabilkan tekanan air yang mungkin turun saat fire hydrant bekerja.

Mengukur Kemampuan Pompa Fire Hydrant dengan Flowmeter Ultrasonic

Flowmeter ultrasonic merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan pompa fire hydrant atau untuk mengukur aliran tekanan air. Flowmeter ini menggunakan azas Doppler. Dua pasangan ultrasonic transduser dipasang pada posisi diagonal dari pipa, keduanya dipasang dibagian tepi dari pipa, untuk menghindari kerusakan sensor dan tyransmitter, permukaan sensor dihalangi oleh membran. Perbedaan lintasan terjadi karena adanya aliran air / cairan yang menyebabkan perubahan phase pada sinyal yang diterima sensor ultrasonic pada flowmeter.

Flowmeters ultrasonic menggunakan gelombang suara untuk menentukan kecepatan air yang mengalir dalam pipa. Tanpa kondisi aliran, frekuensi gelombang ultrasonic ditransmisikan ke dalam pipa dan pantulannya dari air / benda cair adalah sama. Dalam kondisi mengalir, frekuensi gelombang yang dipantulkan berbeda karena efek Doppler. Ketika air yang mengalir lebih cepat, frekuensi pergeseran meningkat secara linear. Pemancar memproses sinyal dari gelombang yang ditransmisikan dan refleksi untuk menentukan laju aliran.

Mengukur kemampuan pompa fire hydrant dengan flowmeter ultrosonic biasanya waktu transitnya lebih akurat. Namun untuk harga dari flowmeter ultrasonic ini tergolong mahal, karena harga paling minim dari flowmeter ultrasonic ini berkisar 35 juta dan paling mahal menyapai 900 juta lebih. Tetapi harga tidak menjadi kendala demi perhitungan yang akurat dalam pembangunan inslatasi fire hydrant. Jika perhitungan fire hydrant tidak matang tentunya akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi.

Mengukur kemampuan pompa fire hydrant saat melakukan inspeksi rutin merupakan hal yang sangat penting, karena saat fire hydrant bekerja tekanan harus harus stabil pada tingkat tertentu. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena jika tekanan air turun tentunya akan mempengaruhi dari tekanan air tersebut dan kinerja dari fire hydrant yang telah ditetapkan NFPA (National Fire Protection Association) kurang maksimal. Disamping hal tersebut pancaran air pada ujung nozzle tidak terlalu kuat sehingga akan memperlambat para fire brigade untuk memadamkan kebakaran. Untuk mengukur kemampuan pompa fire hydrant bisa maupun inspeksi lainnya, anda bisa menghubungi Tim engineering kami melalui email di info@bromindo.com atau jika ingin mengetahui info mengenai flowmeter ultrasonic untukĀ  bisa menghubungi ke marketing kami di emarketing01@bromindo.com.

 

Leave a Comment