Mudik Lebaran Hindari Kebakaran

Mudik Lebaran Hindari Kebakaran

Mudik bagi masyarakat kita di indonesia adalah sebauh tradisFire-Protection-For-Cari turun temurun yang di lakukan setiap tahun, mudik berasal dari bahasa jawa mulih dilik (pulang sebentar) oleh sebagian anggota keluarga kerumah sanak family umumnya adalah dari kota kekampung. Mudik di indonesia identik dengan perayaan hari-hari besar keagamaan seperti lebaran idul fitri, di prediksi tahun 2014 ini jumlah orang yang mudik akan terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, tahun 2012 pemudik di indonesia mencapai 17.245.054 Orang, pada tahun 2013 jumlah pemudik mencapai 25.599.014 Orang dan perkiraan di tahun 2014 ini jumlah pemudik akan terus meningkat yang di perkirakan mencapai jumlah 27.894.914 Orang. Mudik menjelang lebaran menjadi tradisini karena Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua.

Mudik Lebaran Hindari Kebakaran, Menjelang lebaran di daerah perkotaan di indonesia akan menjadi berbeda keadaannya yang biasanya ramai, banyak petugas jaga berpatroli keliling komplek dalam sementara waktu aktivitas ini akan berkurang. hal ini sering menjadi beban untuk pemilik rumah saat akan meninggalkan tempat tinggal mereka, beban ini sangat beralasan karena rumah yang sebelumnya berpenghuni dalam sementara waktu akan kosong bahaya bisa jadi akan muncul pada saat-saat seperti ini, bahaya bisa saja terjadi karena pemilik rumah tidak siap untuk meninggalkan rumah atau bahaya yang di akibatkan karena faktor yang lain, seperti pencurian dan kriminal lainnya.

Bahaya yang terjadi karena pemilik belum siap untuk melakukan mudik menjelang lebaran contohnya, pemilik rumah tidak menyiapkan fasilitas keamanan dalam melindungi rumah yang akan di tinggalkan, fasilitas keamanan ini bisa berupa alarm bahaya yang bekerja secara otomatis atau sistem proteksi yang bekerja secara otomatis. fasilitas keamanan ini akan meminimalisir kerugian jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti kebakaran yang di akibatkan banyak faktor penyebabnya antara lain faktor penyebabnya seperti kebocoran gas di dapur, konsleting listrik (arus pendek) atau kelalaian pemilik rumah yang masih menyalakan alat yang dapat menimbulkan panas yang dapat memicu ternjadinya kebakaran. oleh karena itu rumah yang akan di tinggal mudik harus di pasang alat proteksi yang standar. alat proteksi kebakaran bisa berupa alat proteksi pasif dan alat proteksi aktif, alat proteksi pasif contohnya kompartemenisasi yang di buat dengan tujuan untuk membatasi kebakaran di suatu ruangan atau rumah agar tidak menjalar ketempat lain. sedangkan proteksi kebakaran aktif contohnya fire alarm, alat pemadam otomatis seperti thermatic, fire detec, firetrace, atau alat pemadam bonpet yang akan berkerja sendiri ketika mendeteksi sebuah kebakaran. adapaun ruangan yang harus di proteksi saat melakuakan mudik adalah dapur, gudang barang bekas atau gudang bahan kimia rumah tangga, dan ruang komputer atau ruangan yang banyak menyimpan alat elektronik.

Beban bagi pemudik yang lain adalah saat melakukan perjalanan mudik menggunakan sarana transportasi, baik yang sarana transportasi menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi dalam UU No No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan umum meliputi kendaraan, Ruang Lalu Lintas, Terminal, Perlengkapan Jalan yang meliputi marka, rambu, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, alat pengendali dan pengaman Pengguna Jalan, alat pengawasan dan pengamanan Jalan, serta fasilitas pendukung harus memenuhi persyaratan dan keselamatan pengemudi maupun penumpang. bagi pengemudi yang akan melakukan perjalan jauh sering merasa was-was terhadap kendaraan yang akan di gunakan untuk mudik, perasaan ini juga sangat beralasan misalnya mesin kendaraan panas yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran, contoh lain adalah angkutan masal seperti kapal sangat sering terjadi kebakaran di atas kapal karena system proteksi yang tidak standar atau system telah standard tapi tidak di lakukan perawatan sedangkan sistem proteksi itu sudah sangat berumur. kesadaran ini yang harus di bangun oleh pengusaha transportasi atau pengguna fasilitas itu sendiri. Sesuatu yang bisa di lakukan untuk pemudik yang akan melakukan perjalan jauh dengan mobil pribadi sebaiknya memproteksi kendaraan mereka dengan alat pemadam aktif seperti tabung pemadam kebakaran khusus untuk mobil, atau pemadam kebakaran untuk mesin mobil yang akan bekerja secara otomatis ketika terjadi kebakaran tindakan ini harusnya di terapkan terhadap kendaraan transportasi masal seperti bis atau travel, sedangkan untuk kapal alat pemadam yang dapat di gunakan adalah alat pemadam kebakaran hydrant untuk kapal, proteksi mesin kapal berupa CO2 System, tabung pemadam kebakaran untuk kapal, dan fire alarm untuk mendeteksi lebih dini ketika ada sumber api yang memiliki potensi kebakaran.

Rangkaian pembahasan Mudik Lebaran Hindari Kebakaran susuai dengan yang di amanatkan UU No. 22 tahun 2009 supaya terwujudnya pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu. Please, safety think before you act.. bagaimanapun perjalan mudik harus menyenangkan dan selamat sampai tujuan karena keluarga anda menunggu di rumah,  tips dan trik di atas bisa di lakukan mulai dari sekarang jangan sampai terlambat agar mudik tidak menjadi beban karena takut terjadi kebakaran. Salam Safety

Leave a Comment