Alat Pemadam Api Media Co2

co2Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan alat pemadam api media co2 di dapur restoran, kantoran, perindustrian, server komputer, laboratorium dan lain sebagainya. Alat pemadam api (fire extinguisher) tidak lepas dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya kebakaran yang terlalu besar yang dapat.

Alat pemadam api media co2 cocok digunakan/ efektif untuk memadamkan kebakaran kelas kebakaran A (kayu, kertas, plastik), B (minyak, bensin) dan C (alat elektronik). Alat pemadam api media co2 akan ketika digunakan akan menghasilkan salju padat atau es kering (solid snow or dry ice), gas yang keluar dari corong hanya hanya sebesar 80% sedang 20% lainnya tertinggal pada selang pemancar, corong dll. Keunggulan alat pemadam api media co2 ini tidak meninggalkan residu dibandingkan menggunakan media powder.

Jenis pancaran yang dihasilkan alat pemadam api ini adalah Fog Stream dengan pancaran kurang lebih 3 sampai 8 feet, lama pancaran lebih 8 sampai 10 detik, oleh karena itu alat pemadam api media co2 sangat efektif digunakan untuk memadamkan kelas kebakaran C.

Ciri Khusus Alat Pemadam Api Media Co2

Ciri khusus yang membedakan co2 dengan alat pemadam lainnya adalah adanya corong plastic yang lebar (umumnya berwarna hitam). Dengan adanya corong ini mempermudah pengguna untuk mengarahkan media co2 kesumber titik api dan dapat melindungi tangan pengguna dari dingin. Karena media co2 yang bertekanan tinggi akan menimbulkan dingin jika melewati nozzle yang berlubang sempit. Salah satu merek alat pemadam api media co2 yang memiliki kualitas baik adalah GuardALL yang disuplai oleh Bromindo.
 

Cara Kerja Alat Pemadam Api Media Co2

Cara kerja alat pemadam api media co2 ini sebagai pendingin dan mengurangi konsentrasi oksigen / menghilangkan unsur oksigen di udara, Karena api dapat menyala disebabkan adanya tiga unsur yang disebut segitiga api. Segitiga api ini terdiri dari oksigen, panas, dan bahan bakar. Oleh karena itu disarankan ketika alat pemadam api media co2 ini digunakan diruang tertutup terlebih dulu mengkosong ruangan dari orang yang berada didalamnya karena dapat mengakibatkan sesak nafas karena kekurangan oksigen. Segera tinggalkan ruangan ketika co2 sudah habis atau sudah merasa pusing.