Linear Heat Detektor

Linear Heat Detektor merupakan perangkat keras yang di ciptakan untuk mendeteksi adanya panas pada area tertentu yang membutuhkan ke akuratan sistem deteksi dini pada instalasi fire alarm. Instalasi ini di lakukan jika detektor konventional di rasa kurang efektif dalam memproteksi bagian-bagian area yang harus di proteksi. cara kerjanya linear dengan pengindra optik sensor kabel yang terhubung ke kontrol panel. Sistem ini dirancang khusus untuk risiko komersial dan industri berisiko tinggi yang menuntut keandalan dan fitur sistem yang mudah disesuaikan.

 

Fitur Linear Heat Detektor Fike

Setiap produk memiliki fitur dan kelebihannya masing masing, Linear Heat atau di sebut LHD sebagian orang menyebutnya memiliki fitur yang dapat mendeteksi masing masing ruangan yang sudah di proteksi,

Selain itu detektor densan sensor kabel ini dapat mengetahui arah api / kebakaran menuju ke arah mana sehingga kita dengan mudah melakukan pencegahan supaya kebaran tidak menjalar kemana-mana.

 

Fleksibelitas Linear Heat Detektor System Sensor

Sistem apapun oleh pembuatnya dirancang supaya lebih flexible seperti linear heat detektor – atau kabel deteksi kebakaran yang dapat di integrasikan dengan sistem lain seperti fire alarm, scada dan supression sistem.

 

Spesifikasi Linear Heat Detektor
  • DC Power Supply, 10 to 30 VDC
  • Power consumption: 17 W typical @ 20°C (68°F).
  • Maximum power is < 40 W (under all operating conditions).
  • Operating Temperature Range: -10°C to 60°C (14°F to 140°F)
  • Storage Temperature Range: -40°C to +80°C (-40°F to 176°F)
  • Operating Humidity Range: 0% to 95% non-condensing

Karena Flexible seperti ini LHD juga sangat memungkinkan untuk setting berdasarkan zone – baik input atau outputnya. Bahkan terhubung ke ethernet dengan pemograman standar. Sistem operasi LHD menggunakan looping system ketika detektor sudah pecah dia tidak akan mampu mendeteksi lagi.