7 Cara Cegah Kebakaran pada Data Center Standar NFPA 75
Kebakaran adalah salah satu ancaman serius pada data center yang bisa mengakibatkan kerugian besar, baik material maupun data. Standar NFPA 75 memberikan pedoman terkait cara cegah kebakaran pada data center. Apa saja pedoman tersebut? Yuk, kita bahas!
Kenapa Mencegah Kebakaran pada Data Center Sangat Penting?
Kebakaran Gedung Cyber 1 adalah salah satu contoh insiden kebakaran data center yang menyebabkan kerugian sangat fatal. Tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, kebakaran juga mengakibatkan 3 korban masuk rumah sakit dan 1 korban meninggal dunia.
Selain itu, imbas dari kejadian ini adalah beberapa layanan publik mengalami downtime yang cukup lama. Kebakaran baru bisa dipadamkan setelah 22 armada pemadam kebakaran setempat dikerahkan ke lokasi kejadian pada hari tersebut.
Selain insiden tersebut, ada beberapa kasus serupa yang terjadi di Indonesia maupun luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kebakaran di data center memang cukup tinggi. Tanpa adanya sistem pemadam kebakaran, kerugian yang ditimbulkan bisa sangat besar.
Data center dilengkapi dengan peralatan yang kompleks dan mahal, seperti server, storage, dan perangkat networking yang terus beroperasi 24/7. Kebakaran, bahkan yang kecil sekalipun, bisa menyebabkan kerusakan serius pada perangkat keras ini.
Panas dan asap yang dihasilkan dari kebakaran dapat mengganggu komponen elektronik dan menyebabkan kegagalan sistem. Ini tidak hanya mengakibatkan biaya perbaikan atau penggantian yang tinggi, tetapi juga downtime yang mempengaruhi seluruh operasi bisnis.
Selain kerusakan fisik, kebakaran di data center juga berpotensi menyebabkan kehilangan data yang tidak ternilai. Data yang disimpan dalam data center sering kali termasuk informasi sensitif perusahaan, data klien, dan informasi penting lainnya.
Jika data-data penting itu hilang, bisa sangat sulit untuk dipulihkan, bahkan seringkali mustahil untuk dipulihkan. Kehilangan data ini tidak hanya berdampak finansial, tetapi juga dapat merusak reputasi perusahaan dan kepercayaan pelanggan.
Apa Itu Standar NFPA 75?
Dalam dunia yang semakin bergantung pada teknologi informasi, keamanan data center menjadi prioritas utama. Standar NFPA 75 berperan penting dalam menetapkan kriteria untuk perlindungan kebakaran di fasilitas teknologi informasi, seperti data center.
Standar NFPA 75 dirancang oleh National Fire Protection Association (NFPA) untuk mengurangi risiko kebakaran dan memastikan integritas operasional sistem komputer dan data yang disimpan di dalamnya.
Tujuan utama dari NFPA 75 adalah untuk menyediakan persyaratan minimum yang efektif untuk perlindungan kebakaran dan pencegahan kebakaran di fasilitas yang menampung infrastruktur TI. Termasuk server, storage, dan perangkat jaringan.
Standar ini membantu organisasi dalam merancang, membangun, dan mengoperasikan fasilitas dengan cara yang mengurangi potensi kebakaran dan dampaknya terhadap operasi dan aset. Standar NFPA 75 mencakup berbagai aspek berikut ini:
- Desain dan konstruksi bangunan.
- Sistem proteksi kebakaran
- Manajemen ventilasi
- Pengelolaan kabel
- Pelatihan dan kesiapsiagaan darurat
Dengan mengikuti standar ini, organisasi dapat meminimalisir risiko kebakaran dan memastikan bahwa data vital dan operasi IT mereka dilindungi secara efektif. Dalam era digital ini, mengadopsi dan mematuhi NFPA 75 adalah sebuah keharusan.
Begini Cara Cegah Kebakaran pada Data Center Menurut NFPA 75
Data center merupakan inti dari operasi bisnis di era digital dan menyimpan data-data kritis. Mengingat pentingnya data center, mencegah kebakaran adalah prioritas utama untuk menjaga kesinambungan bisnis dan integritas data.
Standar NFPA 75 memberikan panduan komprehensif tentang bagaimana melindungi fasilitas teknologi informasi dari risiko kebakaran. Berikut adalah beberapa strategi kunci untuk mencegah kebakaran pada data center sesuai dengan standar NFPA 75:
1. Desain dan Konstruksi yang Mematuhi Standar
Keselamatan kebakaran dimulai dari desain dan konstruksi data center itu sendiri. Sesuai NFPA 75, bangunan harus menggunakan bahan yang tahan api dan memiliki pemisahan yang efektif untuk mengisolasi berbagai zona dalam data center.
Desain dan konstruksi bangunan seperti ini dapat menghambat penyebaran api dan asap jika terjadi kebakaran. Selain itu, pemasangan pintu tahan api dan material isolasi yang memenuhi kode bangunan setempat juga sangat dianjurkan.
2. Sistem Deteksi dan Alarm Kebakaran
Mengimplementasikan sistem deteksi kebakaran yang canggih merupakan kunci dalam pencegahan kebakaran. Sistem ini harus dapat mendeteksi tanda-tanda awal kebakaran, seperti asap atau kenaikan suhu yang tidak normal di ruang data center.
Sesuai NFPA 75, detektor kebakaran harus dipasang di lokasi strategis. Komponen ini juga harus terhubung dengan sistem manajemen bangunan yang dapat merespons secara otomatis saat terdeteksi tanda-tanda kebakaran.
3. Cara Cegah Kebakaran pada Data Center dengan Fire Suppression System
NFPA 75 juga menekankan pentingnya fire suppression yang tidak merusak elektronik. Sistem pemadam gas inergen, seperti FM-200 atau NOVEC 1230, sering digunakan karena efektif memadamkan api tanpa meninggalkan residu yang dapat merusak peralatan sensitif.
4. Pengendalian Iklim yang Efisien
Cara cegah kebakaran pada data center dilakukan dengan mengontrol suhu dan kelembaban secara ketat untuk mencegah kondensasi dan overheating. Sistem HVAC harus dirawat secara rutin untuk memastikan performanya tetap optimal.
5. Pelatihan dan Kesadaran Staf
Staf yang bekerja di data center harus menerima pelatihan keselamatan kebakaran dan tahu cara bertindak saat kebakaran terjadi. Mereka juga harus memahami prosedur operasional standar yang termasuk pengecekan rutin perangkat dan penerapan protokol keamanan.
6. Manajemen Kabel yang Baik
Manajemen kabel yang buruk dapat meningkatkan risiko kebakaran. NFPA 75 menyarankan penggunaan saluran kabel yang memenuhi standar keamanan. Kabel harus tertata rapi dan jauh dari sumber panas untuk mencegah overheating yang bisa memicu kebakaran.
7. Audit dan Pemeriksaan Berkala
Cara cegah kebakaran di data center berikutnya adalah rutin melakukan audit keamanan dan pemeriksaan berkala sesuai dengan NFPA 75. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua sistem proteksi kebakaran berfungsi dengan baik.
Cara Cegah Kebakaran pada Data Center Lebih Maksimal dengan Fire System Sertifikasi FM Global
Dalam menjaga data center, risiko kebakaran merupakan salah satu ancaman serius yang dapat mengakibatkan kerugian besar. GuardALL Fire Suppression System (GFTO) menawarkan solusi canggih dan terpercaya yang telah tersertifikasi FM Global.
FM Global adalah otoritas yang diakui secara internasional dalam pencegahan kerugian, termasuk kerugian yang disebabkan oleh kebakaran. Sertifikasi FM Global pada sebuah sistem pemadam api menunjukkan bahwa produk tersebut telah memenuhi standar.
GuardALL GFTO telah mendapatkan sertifikasi ini. Hal ini memastikan bahwa sistem yang ditawarkan dapat diandalkan dalam situasi darurat. Sistem ini hadir dengan banyak keunggulan yang membuat cara cegah kebakaran pada data center semakin efisien.
Fire suppression system GuardALL dirancang untuk beroperasi tanpa listrik. Hal ini menghilangkan risiko kegagalan sistem akibat pemadaman listrik. Dengan teknologi ini, sistem pemadam api selalu aktif dan siap beroperasi kapan saja diperlukan.
Deteksi dan kesiapan GuardALL GFTO juga aktif selama 24 jam non-stop. Sistem ini terus menerus memantau kondisi di data center untuk tanda-tanda pertama kebakaran, memungkinkan respons yang cepat dan efektif.
Sistem ini memiliki kemampuan untuk mengaktifkan pemadaman kebakaran secara otomatis saat terdeteksi tanda-tanda kebakaran. Ini mengurangi waktu tanggap dan meminimalisir kerusakan yang mungkin terjadi karena kebakaran.
Desain GuardALL GFTO yang sederhana juga memudahkan instalasi dan pemeliharaan. Selain itu, kebutuhan pemeliharaan juga sangat minimal, sehingga tim TI dan fasilitas bisa lebih fokus pada tugas-tugas lain tanpa harus sering memeriksa dan memelihara sistem.
Cara cegah kebakaran di data center harus dianggap serius. Memilih GuardALL Fire Suppression System adalah langkah pertama yang kuat dalam strategi keselamatan kebakaran Anda. Mau konsultasi lebih lanjut, hubungi tim Bromindo sekarang!
Hi! Saya Bro Bagas, seorang Fire System Specialist di Bromindo. Saya selalu mengikuti pembaruan dan perkembangan terbaru tentang sistem proteksi kebakaran. Melalui tulisan di website ini, saya akan berbagi pengetahuian dan pengalaman untuk membantu orang-orang dalam menciptakan sistem proteksi kebakaran.

























