Galangan Kapal di Pontianak dan Mess Karyawan Terbakar

Galangan kapal di Pontianak beserta mess karyawannya terbakar pada Selasa 30 Juni 2020. Kebakaran ini menghebohkan masyarakat di daerah Jembatan Landak, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kebakaran Galangan Kapal di Pontianak

Pontianak membara pada Selasa, 30 Juni 2020 lalu. Galangan kapal di Pontianak, tepatnya di bawah jembatan Landak, kecamatan Pontianak timur, dilahap si jago merah.

Tak hanya galangan kapal, mess karyawan juga jadi korban. Beberapa unit bangunan mess luder terbakar pada malam itu. Bahkan, sebuah kapal yang tengah diperbaiki juga tak luput dari kobaran api.

Galangan Kapal di Pontianak dan Mess karyawan TerbakarDalam waktu 45 menit saja, api mampu meludeskan sebagian besar galangan kapal di Pontianak tersebut. Ratusan petugas pemadam dari berbagai daerah di Pontianak dan sekitarnya diterjunkan untuk memadamkan api.

Banyaknya aset dengan material berbahan kayu tentunya menjadi penyebab cepatnya api membesar. Meskipun demikian, menurut Sanusi selaku salah satu petugas pemadam, kebakaran dengan cepat mampu dikuasai dan didukung dengan sumber air yang terjangkau.

Menurutnya, dugaan sementara penyebab kebakaran di galangan kapal ini adalah korsleting listrik. Meskipun demikian, petugas berwajib terus menyelidiki kebakaran ini. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Risiko Kebakaran Galangan Kapal

Menilik kasus kebakaran galangan kapal di Pontianak tersebut, tentu sangat menarik perhatian kita semua. Mengapa api cepat membesar dan meludeskan banyak area dalam waktu sebentar saja?

Seperti yang kita ketahui, galangan kapal tentunya banyak berisikan material berbahan kayu. Selain itu unit terbakar juga merupakan mess karyawan yang tentu saja berisikan perabot dari benda padat mudah terbakar.

Galangan Kapal di Pontianak - KapalTak ayal, bila api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah mess karyawan. Bahkan, hingga membakar sebuah kapal yang sedang dalam tahap renovasi.

Bukannya tidak mungkin bila kapal menjadi sasaran si jago merah. Umumnya, kapal juga memiliki flamable liquid atau benda cair mudah terbakar, seperti bensi atau bahan bakar lainnya.

Beruntungnya, proses pemadaman api dengan cepat dapat dilakukan. Petugas pemadam pun mendapatkan pasokan air yang cukup hingga api dengan mudah dipadamkan.

Proteksi Kebakaran di Galangan Kapal

Pada galangan kapal ada baiknya menggunakan foam system. Foam system sendiri tepat untuk proteksi kebakaran kelas B atau flamable liquid yang terdapat pada kapal.

Foam system sendiri menggunakan bahan utama media air yang kemudian diolah oleh foam maker dengan beberapa bahan lainnya. Untuk galangan kapal yang dekat dengan sumber air, tentunya akan menguntungkan. Pada galangan kapal bisa menggunakan Water Foam Monitor.

Water Foam MonitorSementara untuk mess karyawan sebaiknya memiliki APAR sebagai proteksi kebakaran. Ada baiknya juga menginstalasi fire alarm untuk proteksi lebih lanjut.

Bila terjadi kebakaran di area galangan atau mess karyawan, segera hubungi Damkar. Jangan menunggu hingga api membesar, untuk antisipasi yang maksimal.

Nah, itu dia proteksi kebakaran yang dianjurkan untuk galangan kapal di Pontianak. Jika memiliki pertanyaan mengenai proteksi kebakaran, silahkan hubungi kami.

Recommended Posts

Leave a Comment