Hydrant Pump dan Cara Kerjanya

Hydrant pump merupakan salah satu komponen yang ada dalam sistem proteksi kebakaran fire hydrant. Mungkin Anda sudah mengetahui soal hal tersebut.

Namun, tahukah Anda bagaimana cara kerja hydrant pump tersebut? Jangan khawatir.

Di bawah ini telah kami rangkumkan informasi lengkapnya seputar hydrant pump dan cara kerjanya. Yuk, simak artikel berikut!

 

Cara Kerja Hydrant Pump

Hydrant Pump - Cara Kerja Hydrant Pump

Bagi yang sudah memasang sistem fire hydrant untuk memproteksi gedung, maka Anda sudah melakukan hal yang tepat. Tapi, ada baiknya bila Anda juga tahu bagaimana cara kerja komponen sistem hydrant tersebut, salah satunya cara kerja hydrant pump.

Hydrant pump memiliki tiga jenis dalam sistem hydrant yang bekerja secara bersamaan. Ada pun di antaranya adalah jockey pump, electric pump, dan diesel pump.

Jockey pump bekerja sebagai penstabil tekanan air yang digunakan sebagai media fire system. Pompa jockey mulai bekerja ketika tekanan air berada pada 6-8 bar.

Sementara electric pump bekerja untuk memasok air dari tandon menuju output hydrant. Pompa ini bekerja empat kali lipat lebih besar daripada jockey pump.

Seperti namanya, electric pump menggunakan tenaga listrik PLN sebagai dayanya. Namun sayang, biasanya saat terjadi kebaran akan terjadi listrik padam.

Ketika listrik PLN padam, maka di sinilah diesel pump bekerja. Pompa diesel berkerja menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakarnya.

 

Bagaimana Cara Mengaktifkan Hydrant Pump?

Hydrant Pump - Cara Mengaktifkan Hydrant Pump

Ketiga jenis pompa hydrant yang telah kita bahas dapat diaktifkan baik secara manual maupun otomatis. Semuanya bisa di atur pada control panel.

Control panel berfungsi untuk menjalankan dan mengontrol berjalannya sistem hydrant. Tak terkecuali dengan pompa hydrant, Anda bisa mengontrolnya melauli panel ini.

Dalam control panel pun Anda bisa mengatur tekanan air tertentu sebagai patokan bekerjanya hydrant pump dengan pressure switch. Komponen ini dapat diatur pada tekanan tertentu dengan satuan bar aktif dan berhenti.

Tekanan air diukur dalam pound per inci persegi (psi), yaitu kekuatan air yang bergerak melalui hoselines. Konsepnya, saat tekanan meningkat, aliran otomatis meningkat. Selama sumber air memiliki kapasitas yang diperlukan, maka pompa akan terus mengalirkan media air ke saluran output, yakni hydrant pillar.

 

Nah, itu dia cara kerja pompa hydrant dan bagaimana cara pengoprasiannya. Cukup infromatif, bukan? Bila Anda menginginkan pompa terbaik untuk sistem proteksi gedung Anda, pastikan Anda mempercayakannya pada Bromindo.

Hydrant Pump - Hydrant pump