Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable

Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable

Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable

Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable

Sebelum Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable perlu kita bahas dulu proses bagaimana bisa terjadi kebakaran/ timbulnya api, menurut NFPA 10 Edition 2002 timbulnya api di sebabkan karena adanya 4 faktor atau Tetrahedron yaitu 1). Fuel- bahan bakar – Fuel/bahan bakar berupa bahan yang mudah terbakar – padat, cair atau gas. 2). Oxygen – Udara yang kita hirup mengandung 21 % oksigen sedangkan api hanya membutuhkan 16 % oksigen. 3). Heat – panas adalah energi yang di butuhkan untuk meningkatkan suhu bahan bakar (point 1) untuk menjadi uap yang akan mudah terbakar. 4). Chemical Chain Reaction – Reaksi berantai dapat terjadi ketika ketiga unsur itu mengalami oksidasai secara cepat akan terjadi kebakaran, untuk menghilangkan api harus memisahkan salah satu dari 3 faktor tersebut. diantaranya menggunakan fire extingusher tentunya berdasarkan klas kebakarannya.

Setelah Bicara masalah kebakaran kita harus bisa mengklasifikasi jenis kebakaran yang terjadi. Dalam hal ini terdapat dua acuan standar yang digunakan menurut NFPA 10 Edition 2002 Standard for Portable Fire Extinguisher,  antara lain:
1. Klas A : kebakaran dari benda padat yang mudah terbakar, seperti kayu, kertas,
2. Klas B : kebakaran dari cairan yang mudah terbakar, seperti bensin, solar,
3. Klas C : kebakaran dari benda-benda electrical
4. Klas D : kebakaran yang melibatkan material logam.
5. Klas K : kebakaran dari minyak masak dan lemak.

Standard British StandardsBS EN (BS EN 3-1:1996, BS EN 3-2:1996, BS EN 3-3:1994, BS EN 3-4:1996, BS EN 3-5:1996, and BS EN 3-6:1995) membedakan jenis kebakaran dari media yang terbakar kedalam 6 klasifikasi
1. Klas A : kebakaran dari benda padat yang mudah terbakar, seperti kayu, kertas
2. Klas B : kebakaran dari cairan yang mudah terbakar, seperti bensin, solar
3. Klas C : kebakaran dari gas yang mydah terbakar, misalnya : LPG
4. Klas D : kebakaran yang melibatkan material logam.
5. Klas E : kebakaran dari benda-benda electrical
6. Klas F : kebakaran dari minyak masak dan lemak.

Pembedaan klasifikasi ini biasanya diikuti dengan pemberian warna pada tabung pemadam itu sendiri. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi Emergency Respone Tim (ERT) untuk memilih alat pemadam api portable pada saat menghadapi kondisi darurat kebakaran. Colour Code bisa di lihat pada Gambar di bawah ini :

British Standart Colour Code For Fire Extinguisher Portable

British Standart Colour Code For Fire Extinguisher Portable

Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable, Fire Extingusiher adalah salah satu peralatan proteksi kebakaran aktif yang banyak dipasang pada bangunan gedung, industri,toko, rumah tinggal, pergudangan, perkantoran, dll. Alat pemadam kebakaran portable ini biasanya terdiri dari tabung cylinder bertekanan yang didalamnya terdapat bahan yang digunakan sebagai media pemadaman (extinguishing agent). Media pemadaman ini dapat dipancarkan keluar dari tabung cylinder apabila katup atau tuasnya ditekan. Fire Extinguisher juga dibedakan berdasarkan extinguishing agent atau media pemadamannya, bersadarkan system kerjanya, dan berdasarkan kapasitas beratnya.

Berdasarkan system kerjanya alat pemadam api/kebakaran portable dibagi menjadi menjadi dua jenis.

Alat pemadam api semarang

Alat pemadam api semarang

Pertama adalah “Stored Pressure System”. Pada system ini gas pendorong ditempatkan pada ruangan yang sama dimana media pemadaman tersebut ditempatkan. Pada type ini, gas pendorong yang digunakan tergantung oleh extinguishing agent yang dipakai. Untuk alat pemadam api yang menggunakan extinguishing agent dry chemical powder biasanya memakai nitrogen sebagai gas pendorong. Sedangkan alat pemadam api portable yang memakai extinguishing agent jenis air dan busa biasanya memakai oksigen sebagai gas pendorong. Type ini merupakan type yang paling banyak terdapat di pasaran dan digunakan hamper diseluruh bangunan gedung di Indonesia

Kedua, cartridge operated, atau alat pemadam api portable yang dioperasikan menggunakan cartridge. Pada type ini, gas pendorong ditempatkan pada sebuah tabung cylinder tersendiri yang disebut dengan cartridge. Tidak seperti pada type stored pressure, gas pendorong yang digunakan pada type ini adalah Carbon dioksida yang dimampatkan. Type ini merupakan type yang paling disukai oleh kalangan industry, disebabkan karena kemudahannya dalam diisi –ulang, sehingga memungkinkan alat pemadam api tersebut diisi kembali dalam waktu singkat setelah digunakan.

Klasifikasi Alat Pemadam api Portable berdasarkan Extingushing Agent/Media Pemadam

Extinguisher Agent/Media Pemadam kebakaran bisa yang umum di gunakan saat ini adalah Media Powder/Dry Chemical Powder, Media Co2, Media Air, Halon, Foam, AFF/HFC Clean Agent.

Klasifikasi Alat Pemadam Api Portable Berdasarkan Berat Volume/Kapasitas Media :

Berdasarkan beratnya, Alat Pemadam Portable dibedakan menjadi dua jenis. Pertama yaitu alat pemadam api portable yang mudah dibawa dan dioperasikan dengan tangan. Alat pemadam api portable jenis ini biasa disebut dengan APAR atau Alat Pemadam Api Ringan (handheld extinguisher). Alat pemadam api portable diklasifikasikan kedalam jenis ini apabila mempunyai berat antara 1,2,3,4,5,6,7, dan 9 Kilogram. Kedua adalah Cart mounted Portable Extinguisher atau disebut juga dengan Alat Pemadam Api Trolly ” a wheeled vehicle that runs on rails and is propelled” karena memiliki berat lebih dari 25 Kilogram sampai 100 Kilogram dan menggunakan roda untuk memudahkan mobilitasnya. Artikel “Mengenal Lebih Detail Alat Pemadam Kebakaran Portable” sudah cukup Gamblang jadi tidak ada lagi salah mem-beli dan Men-jual alat pemadam api/kebakaran.

Bromindo Semarang….

Salam Safety…

Leave a Comment