Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran

Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran

Mengenali dan memahami jenis kebakaranKebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Tidak ada yang tahu kapan kebakaran akan terjadi. Oleh sebab itu, kita harus Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran siap kapanpun dalam menghadapi bahaya kebakaran yang terjadi di lingkungan kita. Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran dengan selalu memperhatikan hal-hal yang bisa menjadi pemicu untuk terjadinya kebakaran api, lebih hati – hati dalam menggunakan barang yang bisa menyebabkan kebakaran seperti kompor dan alat elektronik, mempelajari cara penggunaan dan perawatan alat pemadam kebakaran,  serta Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran agar lebih efektif dalam memadamkan api.

Contoh sederhana, air memang sangat cocok digunakan sebagai media untuk memadamkan api. Namun pada kebakaran tertentu, justru air akan memperparah keadaan. Misalnya saat terjadi kebakaran karena konsleting listrik. Menggunakan media air sebagai alat pemadam sangat berbahaya karena sifat fisis air yang dapat menghantarkan listrik. Bisa jadi, hal tersebut justru akan membahayakan operator yang memadamkan karena mungkin ada aliran listrik yang bisa mengakibatkan operator tersetrum. Untuk itu kita harus mengenali dan memahami jenis kebakaran dengan baik. Kebakaran yang terjadi sering digolongkan menjadi beberapa kelas. Antara lain:

Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran yang umum

Kelas A

Kebakaran kelas A adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan yang mudah terbakar. Misalnya sampah, plastik, kain, serbuk kayu, kertas dan sebagainya. Kebakaran ini bisa menggunakan media air, dry chemical powder, serta karbon dioksida sebagai media untuk memadamkan api.

Kelas B

Kebakaran kelas B adalah kebakaran yang disebabkan oleh cairan. Contohnya adalah bensin, tinner, gas, minyak bumi, lemak, cat dan lainnya. Menggunakan media air sebagai alat pemadam kebakaran kelas B kurang cocok, bahkan sebisa mungkin harus dihindari karena air justru akan menyebabkan cairan menyebar sehingga api semakin sulit dipadamkan. Cara ampuh yang digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas B ini adalah membatasi ruang untuk oksigen. Bisa menggunakan alat pemadam api yang menggunakan media karbon dioksida maupun dry chemical powder. Cara kerja kedua media ini sama yaitu menarik dan menyelimuti oksigen. Sehingga api sulit untuk menyala kembali setelah padam.

Kelas C

Kebakaran kelas C adalah kebakaran yang disebabkan oleh arus listrik, konsleting, atau kebakaran elektronik. Pada kelas ini alat pemadam api yang bisa digunakan adalah alat pemadam yang menggunakan media Karbon Dioksida. Media air dan busa sangat tidak dianjurkan karena komponen elektronik akan rusak jika terkena kedua media tersebut.

Kelas D

Kebakaran kelas D adalah kebakaran yang disebabkan oleh logam seperti magnesium, zinc, sodium dan lainnya. Walaupun kebakaran ini jarang terjadi di Indonesia, kita harus mengetahui jika kebakaran kelas D ini paling cocok dipadamkan dengan alat yang menggunakan media powder.

Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran sangat penting

Pada prinsipnya, jika terjadi kebakaran segera identifikasi kebakaran yang terjadi disebabkan karena apa. Selanjutnya jika sudah mengetahui bahan penyebab kebakaran, segera lakukan pemadaman dengan menggunakan alat pemadam api yang sesuai. Evakuasi dan jauhkan benda-benda disekitar yang mempunyai kemungkinan ikut terbakar. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran di area setempat jika api semakin membesar dan tidak dapat ditanggulangi oleh alat pemadam kebakaran portable. Mengenali dan memahami Jenis Kebakaran tentu mempunyai manfaat yang besar bukan?

Leave a Comment