Alat Pemadam Kebakaran Hutan

Alat Pemadam Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan memang sering menjadi masalah besar di Indonesia. dampaknya tidak hanya di negara ini saja, namun sampai di negara tetangga karena asapnya terbawa angin sampai pada titik yang jauh. seperti yang terjadi pada awal Maret tahun lalu, kebakaran area hutan dan lahan gambut di Riau melonjak sampai pada tahap yang menghawatirkan. tidak pernah terjadi sejak krisis kabut asap Asia Tenggara pada Juni 2013. sedikitnya 50.000 orang mengalami masalah pernapasan akibat asap tersebut. menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia BNPB. Citra satelit menggambarkan banyak sekali asap polutan dari Indonesia yang dilepaskan ke atmosfer, yang ini tentunya sangat berkontribusi kepada perubahan iklim. banyak yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran hutan. salah satunya adalah pembukaan lahan untuk tujuan agrikultur oleh perusahaan-perusahaan besar, kemarau panjang yang terjadi dan curah hujan rendah. maka dari itu, diperlukan kesadaran dari diri sendiri maupun pemilik perusahaan untuk tidak membakar hutan karena akan berdampak buruk bagi masyarakat secara global. untuk mencegah kebakaran, Pemerintah sebaiknya menyediakan Alat Pemadam Kebakaran Hutan yang dikelola secara mandiri oleh perseorangan maupun perusahaan agar tercipta budaya kondusif menghadapi kebakaran tersebut.

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Hutan

Sarana dan prasarana pengendalian kebakaran hutan adalah peralatan dan fasilitas yang digunakan untuk mendukung pengendalian kebakaran hutan (Hariyanto 2009), Alat Pemadam Kebakaran Hutan terdiri dari beberapa kesatuan seperti dibawah ini:

1. Peralatan tangan, terdiri dari kapak, gergaji, alat pemotong dan pengait, sekop, cangkul, pompa punggung, dll
2. Perlengkapan perorangan, helm, kacamata, slayer, headlamp, sepatu, pakaian safety
3. Pompa air dan perlengkapannya, pompa apung, portable pump, tangki air
4. Peralatan telekomunikasi, HT, megaphone, HP, telepon satelit, peluit
5. Pompa bertekanan tinggi
6. Peralatan mekanis, buldozer, traktor
7. Peralatan transportasi, mobil, pesawat pemadam, kapal, sepeda motor
8. Peralatan logistik, medis, dan SAR
9. Gedung, mes personil, gudang peralatan, bengkel

Strategi penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Hutan

Strategi penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Hutan yang pertama adalah penggunaan air. media pemadaman ini yang paling efektif untuk kebakaran benda padat dan dapat dengan cepat untuk pengendalian api. Air juga bisa digunakan untuk pendinginan lokasi dan untuk menghambat penyebaran api. Air ini dapat didistribusikan dari truk tangki, pompa punggung maupun penampung air lainnya seperti sungai dan waduk yang ada disekitar tempat kebakaran. Apabila kebakaran terjadi pada rerumputan, semak belukar, serasah dan topografi tanah datar maka truk tangki dapat bergerak secara perlahan-lahan sepanjang sisi api dan langsung dilakukan tindakan pemadaman. Namun Pada daerah lain yang konturnya menyulitkan truk tangki, pemadaman dapat dilakukan dengan pompa punggung dengan cara yang sama. Pelaksanaan pemadaman dengan air akan efektif bila dilaksanakan penyemprotan sejajar dengan sisi api. Namun perlu diperhatikan menggunakan media Air harus dengan efisien dan secukupnya untuk menghindari pemborosan/kelangkaan air.

Strategi penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Hutan yang lain menggunakan media Tanah berlumpur ataupun pasir. hal ini cukup efektif untuk mengendalikan api pada pohon yang telah mati, kering, dan sisa-sisa tegakan atau pangkal-pangkal semak belukar. Tindakan yang dilakukan adalah mengayunkan material dengan menggunakan sekop ke arah titik api untuk menekan api, menutupi area terbakar agar terbebas dari oksigen dan bisa juga untuk pendinginan. Gerakannya yang dilakukan harus cepat dan terus-menerus sehingga api benar-benar padam.

Leave a Comment