Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure System

Apa yang Dimaksudkan Dengan Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure System ?

Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure sistem merupakan sistem yang digunakan pada alat pemadam kebakaran portable, Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressuresistem ini sangat sederhana sebenarnya, media pemadam kebakaran yang telah di isikan didalam tabung pemadam kebakaran ( media dapat berupa dry powder, foam, atau gas halotron ) media yang telah dimasukan didalam tabung kemudian ditekan menggunakan gas nitrogen kering yang berfungsi sebagai gas pendorong, atau disebut dengan sistem bertekanan langsung. Karena sistem tekanan langsung inilah maka Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure sistem dilengkapi dengan alat pengukur tekanan atau pressure gauge. Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure sistem saat ini populasinya menduduki posisi teratas di pasar Indonesia, lebih banyak yang menggunakan Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure sistem, Meningkatnya penggunaan dikarenakan sistem stored pressure harganya lebih ekonomis dibanding sistem cartridge, serta mudahnya perawatan.

Cara Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran Stored Pressure

Alat pemadam kebakaran stored pressure sistem penggunaannya sangat mudah dibanding sistem yang terdapat pada alat pemadam kebakaran lain, langkah penggunaanya, tarik kunci pengaman, pegang bagian ujung selang, arahkan ke sumber kebakaran, lalu tekan tuas bagian atas sambil mengibas kibaskan selang secara perlahan kepermukaan  sumber api. Hal yang terpenting untuk diperhatikan adalah saat melepas Pin atau kunci pemadam yang terletak pada kedua tuas, jamgan menekan tuas bagian atas, karena saat anda menekan tuas bagian atas pin atau kunci menjadi susah dicabut karena terjepit dan tertekan kedua tuas. Pastikan api sudah benar benar padam, periksa dengan lebih teliti jika akibat kebakaran ditimbulkan oleh benda padat yang terbakar, karena kebakaran yang ditimbulkan oleh benda padat hanya apinya saja yang dapat dipadamkan jika kita menggunakan alat pemadam kebakaran stored pressure sistem dengan media powder, sedangkan bara sebagai hasil sisa proses kebakaran benda padat masih belum dapat dipadamkan, selanjutnya bara yang tersisa harus segera kita padamkan dengan menggunakan air hingga bara benar benar padam, jika bara masih menyala dikawatirkan tiupan angin dapat menyulut kebakaran kembali berlanjut.

Cara Merawat Alat pemadam Kebakaran Stored Pressure

Alat pemadam kebakaran yang sudah terpasang tidak cukup hanya di biarkan begitu saja, seperti peralatan lain, alat pemadam kebakaran stored pressure sistem pun harus dirawat secara berkala, perawatan idealnya dilakukan minimal setiap satu tahun sekali. Cara melakukan perawatan alat pemadam kebakaran stored pressure yang paling utama kita harus cek posisi tekanan alat pemadam kebakaran tersebut, pastikan jarum pengukur tekanan berada pada posisi warna hijau ( green sector ) hal ini mengindikasikan bahwa alat pemadam kebakaran stored pressure milik anda siap di gunakan. Ini merupakan hal yang mudah bagi pemilik alat pemadam kebakaran stored pressure untuk melakukan tindakan perawatan. Tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi kelemahan sistem stored pressure yang selalu mengalami kebocoran pada bagian bagian tertentu, biasanya kebocoran terjadi pada bagian seal head, seal pressure gauge, dan tidak menutup kemungkinan pada bagian spindle seal yang terdapat pada alat pemadam kebakaran stored pressure.

Leave a Comment