Instalasi PRV untuk mengurangi Tekanan

Instalasi PRV untuk mengurangi TekananValve atau umumnya disebut dengan katup merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membuka dan menutup aliran air pada instalasi pipa. Pada umumnya, valve sering disebut juga dengan aktuator dari sebuah plant / lokasi. Jenis valve bermacam-macam sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan. Contohnya safety valve yang berfungsi untuk menjaga keselamatan dengan cara membuka atau menutup keran. Contoh kasus pada safety valve adalah valve yang diinstal pada boiler, temperatur yang sangat tinggi pada boiler menyebabkan tekanan yang tinggi pula, untuk keselamatan maka apabila tekanan yang terjadi melebihi tekanan yang telah diatur, valve akan membuka dan membuang steam sehingga tekanan yang ada dalam boiler turun, hal ini dapat meminimalisir adanya kecelakaan ledakan akibat tingginya tekanan yang terjadi.

Salah satu jenis valve lain adalah pressure reducing valve (PRV). valve ini berfungsi untuk menurunkan tekanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Perbedaan tekanan yang terjadi diakibatkan oleh jarak, ketinggian, topografi dan sebagainya. Misalnya pada sebuah apartemen lantai 3 dengan ketinggaian 5 meter dari tanah, tekanan yang ada pada lantai dasar dan di lantai 3 tentu berbeda. Semakin tinggi sebuah bangunan maka semakin rendah tekanan. Oleh sebab itu, perlu dipasang pressure reducing valve untuk mengatasi masalah tersebut.

Instalasi PRV untuk mengurangi Tekanan pipa

Hal penting yang harus disadari saat menginstal pressure reducing valve adalah memastikan bahwa kondisi perangkat dalam keadaan baik dan tidak dalam kondisi buruk. Instalasi valve dapat dilakukan dimana saja namun harus berada di pipa input sebelum ke tempat yang akan dialirkan. Pada umumnya untuk menghemat biaya atau cost, pressure reducing valve diinstalasi di pipa induk sehingga valve yang dipasang hanya beberapa buah namun tetap dapat digunakan ke seluruh ruangan yang dibutuhkan.

 Prinsip Kerja Pada Valve

Alat-alat yang terdapat pada pressure reducing valve adalah piston atau diafragma, dimana air akan masuk dengan tekanan yang lebih tinggi, menaikan piston sehingga terjadi ekspansi akibat luas permukaan yang lebih besar. Semakin besar luas permukaan maka semakin kecil tekanan yang dihasilkan. Oleh sebab itu, tekanan output dari valve lebih rendah.

 Pressure Gauge

Pressure gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan. Pada valve jenis ini sangat diperlukan alat pengukur tekanan agar diketahui tekanan yang dihasilkan dari valve, apakah telah memenuhi tekanan di ruangan tersebut atau tidak. Pressure gauge dipasang permanen di sekitar perpipaan. prinsip kerja dari alat ini adalah mengukur besarnya tekanan apabila valve ditutup sempurna, sebagian atau terbuka sempurna. Dari pengukuran ini didapatkan posisi valve yang tepat untuk mengalirkan air. Tekanan yang optimum dari valve ini adalah sekitar 70 psi. Berdasarkan kode ledeng adalah sekitar 80 psi atau lebih besar. Namun, tekanan optimum atau dibawah itu lebih dianjurkan. Tidak dianjurkan pula tekanan dibawah 40 atau 50 psi, tekanan yang terlalu rendah tidak dapat meningkatkan gaya tekan air melewati valve sehingga tidak dapat digunakan.

Mengatur Tekanan

Valve tekanan memiliki sekrup di bagian atas valve. Ini memungkinkan untuk menyesuaikan tekanan yang lebih tinggi atau lebih rendah. Anda harus mengikuti petunjuk valve untuk mengetahui bagaimana cara menggerakan sekrup untuk tekanan yang lebih tinggi dan lebih rendah. Ingat, Instalasi PRV untuk mengurangi Tekanan dilakukan oleh ahli yang berlisensi untuk menjamin proses pekerjaan dapat berjalan dengan sempurna.

Leave a Comment