Mengoperasikan Merawat Fire Hydrant

Mengoperasikan Merawat Fire Hydrant

Mengoperasikan Merawat Fire Hydrant

Seperti perlengkapan lain Mengoperasikan Merawat Fire Hydrant juga harus dilakukan secara rutin, jika fire hydrant tidak pernah digunakan dan dirawat dengan benar dikawatirkan tidak dapat beroperasi dengan baik saat digunakan

Mengoperasikan Fire Hydrant

Mengoperasikan Merawat Fire Hydrant dalam kondisi normal air pada instalasi hydrant bergerak secara konstan, membuka valve hydrant terlalu cepat dapat membahayakan pengguna khususnya bagi pemegang selang ( fire hose ) hal ini dapat menimbulkan tekanan balik yang dapat mengakibatkan pemegang nozzle ( pemancar selang ) terpental. Menutup selang terlalu keras akan menimbulkan water hammer hal ini dapat  menyebabkan kerusakan pada peralatan lainya.

Pengecekan hydrant minimal dilakukan setahun sekali, tindakan pengecekan yang dilakukan antara lain :

  1. Memastikan hydrant pillar dan valve tidak terhalang dan dapat diekses dengan mudah.
  2. Buka valve beberapa putaran agar udara dapat keluar, hal ini juga untuk memastikan bahwa valve dapat bekerja dengan baik, tutup kembali valve dengan rapat.
  3. Hidupkan pompa, lakukan pengetesan pada setiap valve, flange, dan selang serta bagian nozzle, pastikan setiap sambungan tidak terjadi kebocoran.
  4. lakukan flushing untuk menghindari pengendapan lumpur pada instalasi hydrant.
  5. Jika dalam pengecekan terdapat masalah tandai dan lekukan pencatatan selanjutnya lakukan tindakan untuk langkah perbaikan.

Catatan : lakukan pelumasan pada bagian bagian yang diperlukan untuk melakukan tindakan pelumasan. perbaikan hydrant membutuhkan perlatan khusus, lakukan perbaikan kepada tenaga ahli yang terpercaya
 

Leave a Comment