Project Fire Hydrant

Karena pentingnya System Fire Hydrant dalam sebuah bangunan atau gedung untuk menanggulangi kebakaran yang terjadi di area tersebut maka desain perencanaan dan instalasi fire hydrant harus benar-benar diperhatikan dengan baik sesuai acuan yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan system. baik saat proses instalasi dilakukan atau sesudah system fire hydrant jadi. Dalam pelaksanaan Kontraktor Fyre Hydrant harus mematuhi aturan-aturan Pembangunan yang berlaku secara sah di negara ini. Pemilihan spesifikasi dan prosedur sesuai dengan yang diberlakukan pengawas.Project Fire Hydrant

Hal-hal yang bisa dijadikan acuan dalam tahap pembangunan system fire hydrant ini seperti Peraturan Daerah (Perda) Tempat dimana Project Fire Hydrant akan dilaksanakan. Serta acuan dari Departemen Pekerjaan Umum (DPU) Menteri Pekerjaan Umum No. 10/KPTS/2000 mengenai Ketentuan Teknis Pengamanan terhadap Bahaya  Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.

Sedangkan literatur harus sesuai pada standart-standar yang dikeluarkan oleh badan yang bertanggung jawab terhadap bidang ini, seperti NFPA (National Fire Protection Association) dan SNI (Standar Nasional Indonesia). Beberapa Literatur tersebut antara lain:

 

  • NFPA-10, Standar untuk Portable Fire Extinguisher
  • NFPA-13, Standar untuk Instalasi Sistem Springkle
  • NFPA-14, Standar untuk Instalasi Selang dan pipa tegak
  • NFPA-20, Standar untuk Instalasi Pompa Sentrifugal
  • SNI 03-1735-2000, tentang Tata cara perencanaan akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung
  • SNI 03-1745-2000, tentang Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem pipa tegak dan slang untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung

 

Lingkup kerja Kontraktor dalam Project Fire Hydrant secara umum seperti sebagai pengadaan sekaligus pemasangan alat-alat yang akan digunakan untuk Fire Hydrant seperti Pompa Elektrik, Pompa Diesel, Pompa Jockey, Hydrant Box, Hydrant Pillar, sekaligus Panel Kontrol dan Semua tentang Pemipaan. Mengadakan serta memasang valve-valve dari system hydrant di setiap lantai dan gedung berkala sesuai pembangunan gedung itu.

Melakukan testing and commissioning terhadap semua sistem hydrant yang telah terpasang untuk memastikan system tersebut telah bekerja sesuai dengan rencana. Apabila ada kesalahan sehingga system hydrant tidak berfungsi dengan baik, maka segera dilakukan recovery atau perbaikan pada bagian yang mengalami kendala dengan mengacu pada hasil testing and commissioning tersebut. Setelah semua berjalan dengan baik, maka dilakukan training kepada Team Engineering dari proyek tersebut agar mendapat keahlian tentang prosedur bagaimana cara penggunaan system hydrant, cara perawatan, dan lain sebagainya. Kami dari Bromindo, mempunyai tim Engineering khusus yang telah berpengalaman dan selalu siap untuk menjadi Konsultan sekaligus Kontraktor Project Fire Hydrant di Seluruh Indonesia. hubungi kami segera!

Leave a Comment