PKL Depan RS Elisabeth Semarang Terbakar Karena Kompor Gas

RS Elisabeth Semarang dihebohkan dengan terbakarnya 2 unit PKL yang berada tepat di depan RS tersebut. Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu, 31 Mei 2020 lalu.

Kronologi Kebakaran PKL Depan RS Elisabeth Semarang

Sama seperti rumah sakit lainnya, RS Elishabet Semarang juga tentu mengurangi keramaian di saat pandemi corona seperti ini. Namun, keramaian tidak dapat terelakkan ketika terjadi kebakaran di depan rumah sakit tersebut.

Dua unit PKL terbakar pada hari Minggu (31/05) tepat di depan RS Elisabeth Semarang, di Jl Kawi, Kecamatan Candisari. Dua PKL tersebut merupakan milik Agustina dan Suyanti.

RS Elisabeth Semarang - Warung TerbakarKebakaran ini berawal dari api kompor milik Agustina yang menyambar gas LPG yang diduga regulatornya tidak terpasang dengan benar. Api pun langsung menyala dengan cepat hingga akhirnya juga membkar PKL milik Suyanti.

Empat unit mobil pemadam kebakaran pun segera dikerahkan untuk menangani si jago merah. Kerugian yang diakibatkan kebakaran ini ditaksir mencapai Rp40 juta rupiah.

Kebakaran Karena Kompor Gas, Mengapa Sering Terjadi?

Kebakaran yang diakibatkan oleh penggunaan gas LPG memang kerap kali terjadi. Bahkan, kebakaran yang diakibatkan juga sangat fatal dan berpotensi menimbulkan kebakaran skala besar. Mengapa demikian?

Tak bisa dipungkiri bahwa gas LPG merupakan senyawa yang mudah terbakar. Kebakaran pada gas LPG bisa diakibatkan oleh kebocoran pada tabung.

RS Elisabeth Semarang - Kebakaran Tabung GasSelain itu kebakaran bisa pula diakibatkan karena pemasangan regulator yang tidak tepat. Seperti yang terjadi di warung depan RS Elisabeth Semarang ini.

Tak hanya gas, area dapur pun umumnya memang berisi benda-benda mudah terbakar. Seperti minyak goreng, tepung terigu, kain lap, hingga peralatan masak. Terlebih apabila di PKL seperti kasus di depan RS Elisabeth Semarang ini, tentunya terdapat banyak benda berbahan plastik yang tentunya mudah terbakar.

Selain karena adanya benda-benda mudah terbakar, tentunya faktor human error pun juga menjadi penyebab kebakaran. Meninggalkan dapur dalam keadaan kompor menyala, kurangnya pemahaman tentang pemasangan tabung gas, hingga ceroboh dalam penggunaan alat masak mampu menjadi penyebab kebakaran.

Antisipasi Kebakaran pada Area Dapur

Setelah mengetahui betapa fatalnya kebakaran pada tabung gas atau area dapur, tentu Anda kini akan lebih sadar akan pentingnya menjaga area dapur Anda. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kebakaran pada area dapur:

RS Elisabeth Semarang - APAR GuardALL untuk Dapur1. Menyediakan Alat Pemadam Api

Proteksi kebakaran memang penting dimiliki untuk melindungi bangunan, aset, bahkan orang terdekat Anda. Untuk penggunaan di dapur, Anda bisa menggunakan APAR GuardALL media powder ukuran 3 kg. Apar powder tepat penggunaannya untuk di hampir semua kelas kebakaran.

2. Serahkan Pemasangan Tabung Gas pada yang Ahli

Seperti yang terjadi di warung depan RS Elisabeth Semarang, pemasangan regulator pada tabung gas yang tidak tepat sangat membahayakan. Oleh karenanya, ada baiknya pemasangan tabung gas harus dilakukan dengan tepat oleh user yang sudah sering melakukannya.

3. Jangan Meninggalkan Dapur Ketika Memasak

Banyak sekali kasus kebakaran terjadi akibat kelalaian seseorang ketika memasak. Ada baiknya, jangan meninggalkan dapur apabila sedang memasak.

4. Selalu Matikan Kompor

Lupa mematikan kompor juga menjadi salah satu hal yang sangat berbahaya. Tidak hanya membuat gas cepat habis, namun apabila alat masak sampai terbakar tentunya akan berpotensi mengakibatkan kebakaran skala besar.

5. Jaga Kebersihan Dapur

Menjaga kebersihan dapur ketika memasak dan usai memasak sangatlah penting. Pastikan jauhkan benda mudah terbakar dari sulutan api. Lap kompor yang berminyak secara berkala.

Nah, itu dia beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kebakaran. Untuk proteksi kebaran lebih lanjut dan untuk mendapatkan alat pemadam api terbaik, hubungi kami sekarang juga!

Recommended Posts

Leave a Comment