Safety Valve pada Sistem Boiler

safety valve pada sistem boilerSistem uap atau boiler adalah sebuah alat yang digunakan untuk memproduksi steam. Temperatur pada boiler sangat tinggi sehingga tekanannya juga tinggi. Oleh sebab itu, sistem uap perlu dijaga keamanannya. Salah satu jenis perangkat keamanan otomatis yang sangat dibutuhkan pada sistem uap adalah safety valve . Safety valve akan melindungi alat dan perangkat dari bahaya yang diakibatkan oleh temperatur dan gaya karena tekanan uap berlebih dalam sistem. Jadi, safety valve akan membuka dan membuang steam yang berlebih apabila tekanan dan temperatur di dalam sistem uap melampaui batas set poin (kondisi yang telah diatur) selain itu safety valve juga berfungsi membuang uap yang telah menjadi kondensat agar tidak masuk ke turbin dan menyebabkan korosi pada turbin. Safety valve harus sesuai dengan perkembangan sistem uap terbaru. Safety valve harus ditinjau ulang secara periodik tergantung standar unit, rekomendasi jaminan perusahaan dan hukum pemerintah. the American Society of Mechanical Engineers (ASME) merupakan departemen yang mengatur mengenai safety valve. ASME telah memperbaharui boiler dan bejana bertekanan untuk safety valve .

Di United State, hal yang menjadi pertimbangan besar untuk safety valve adalah memilih ukuran tepat yang diikuti dengan instalasi yang benar. Artikel ini akan membahas mengenai instalansi Safety Valve pada Sistem Boiler

 Berikut ini adalah ukuran yang tepat dalam safety valve

[list type=”check2″]

  • Set point dari safety valve disarankan agar delta yang terbentuk antara tekanan operasi uap dan yang diatur adalah minimal 20%
  • Ketika mempertimbangkan aliran bawah(downstream) pada safety valve dari control valve tekanan uap, kapasitas total dari safety valve pada set point harus melampaui kapasitas aliran maksimum control valve tekanan uap. Tekanan steam masuk ke valve harus dihitung pada settingan maksimum safety valve dari sumber suplai steam
  • Ukuran safety valve tidak melebihi desain perhitungan. Safety valve yang berlebihan pada kasus ini tidak baik karena dapat menyebabkan suara yang tidak enak didengar, kebocoran dan kerusakan pada safety valve
  • Single safety valve tidak dapat dilakukan karena kapasitasnya yang besar, kondisi fisik safety valve yang terbatas dan pertimbangan ekonomi.
  • Tekanan yang diatur pada safety valve sebaiknya diatur berada pada atau dibawah titik Maximum Allowable Working Pressure (MAWP) dari komponen dengan sent poin terendah pada sistem. Di sisi lain, dua komponen pada sistem yang sama dengan tekanan yang berbeda, akan dilindungi oleh perangkat keamanan

[/list]

 Berikut ini adalah tahapan instalasi Safety Valve pada Sistem Boiler

  1. Sistem uap harus dikondisikan dalam keadaan bersih dan bebas dari kotoran atau sedimentasi sebelum menginstalasi sistem uap dengan safety valve
  2. Safety valve dipasang menjulang secara vertikal dengan spindle pada valve dalam keadaan vertikal
  3. Pipa uap yang masuk menuju safety valve harus sama dengan atau lebih besar dibandingkan dengan sambungan ke safety valve
  4. Tidak ada hubungan pada lokasi valve antara safety valve masuk dan komponen steam yang mengisolasi sistem
  5. Saluran atau lubang terbuka pada safety valve dipastikan tidak terisi angin.
  6. Safety valve diatur dan dijamin untuk mencegah meningkatnya temperatur. jika kabel terbuka maka valve tidak aman dan tidak dapat digunakan. Hubungi supplier secepatnya apabila hal ini terjadi
  7. Untuk instalansi multi safety valve menggunakan hubungan single, the inter-nal cross-sectional area yang masuk sebaiknya sama dengan kombinasi area masuk keseluruhan safety valve

Untuk lebih lanjut, sebaiknya konsultasi dan diskusi pada tenaga ahli agar tidak terjadi kesalahan mengingat safety valve sangat penting untuk melindungi sistem uap yang berpotensi bahaya.

Leave a Comment