Suction Fire Hydrant

Suction Fire Hydrant

65 Suction Fire HydrantSuction Fire Hydrant atau bisa disebut juga sebagai suction water supplies adalah persediaan air yang umumnya dari sumber alami seperti sungai, danau, dan lainnya dengan membuat saluran pipa didalam tanah dan memiliki ujung seperti huruf ā€œLā€ terbalik yang ada di atas tanah untuk digunakan sebagai supply air untuk mobil pemadam kebakaran. Syarat utama untuk suction fire hydrant yaitu sumbernya memiliki debit air yang mencukupi, walaupun saat musim kemarau air masih ada sepanjang tahun. Lokasi suction fire hydrant juga harus mudah diakses oleh tim pemadam kebakaran. Sementara persiapan dari tim pemadam sendiri harus memiliki peralatan yang memadai untuk dapat mengalirkan air dari rancangan sumber suction fire hydrant ke mobil pemadam.

Metode kerja Suction Fire Hydrant

Suction Fire Hydrant dapat digunakan dengan beberapa metode, diantaranya:

  • Langsung dari sumber dengan meletakkan selang hisap (sunction hose) kedalam air
  • Koneksi ke Dry Hydrant (hydrant kering)
  • Koneksi ke pompa dalam jaringan Suction fire hydrant, bisa permanen atau mobile

Masing ā€“ masing dari metode ini memiliki perbedaan. Yang paling mendasar adalah waktu koneksinya sehingga berdampak pada pasokan air yang dapat disedot ke dalam mobil pemadam secara keseluruhan dengan keefektifan waktunya. Menghubungkan ke instalasi tetap atau permanen seperti dry hydrant merupakan metode paling aman dan cepat, dengan cara membuka tutup dry hydrant, mengkoneksikan selang penghisap dari mobil ke dry hydrant, dan menjalankan pompa penghisap pada mobil pemadam.

Persetujuan ISO dan standar NFPA Suction Fire Hydrant

Dalam membangun atau menggunakan Suction fire hydrant, perlu ada persetujuan ISO agar prosesnya berjalan dengan baik. Standar yang perlu diperhatikan seperti adanya sebuah peta jalan menggunakan skala tertentu yang menunjukkan lokasi sumber air pada suction fire hydrant. Peta tersebut dilengkapi dengan informasi tambahan seperti batas (wilayah respons) untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran mengidentifikasi jarak suction fire hydrant terdekat untuk mengefektifkan waktu. Di sekitar lokasi Suction fire hydrant juga harus ada ruang untuk manuver mobil, memiliki medan yang tidak curam, dan pondasi aspal yang bagus. Informasi mengenai jarak, permukaan tanah, lebar, hambatan saat selang ditarik juga harus dipelajari untuk mempercepat proses pengambilan air dari sumber. Sebagai dokumen acuan lain pembangunan Suction fire hydrant bisa mengikuti standar NFPA 1142 (National fire protection association) mengenai standar supply kebutuhan air untuk suburban (penghuni bagian pinggiran kota).

Leave a Comment