Commisioning Test Wet Fire Sprinkle PT Unza Vitalis Salatiga

Commisioning test fire sprinkler pt unza vitalis

Pada hari rabu 21 Mei 2014 tim Engineering Bromindo melakukan Commisioning Test Wet Fire Sprinkle PT Unza Vitalis Salatiga. Commisioning test dilakukan untuk memastikan bahwa proyek Sprinkle pada Perusahaan produksi kosmetik yang dikerjakan selama kurang lebih 3 bulan tersebut bekerja dengan baik untuk proteksi pemadam api. Wet Sprinkle System ini menggunakan bahan dasar Air bertekanan sebagai media utama dalam memadamkan api melalui titik-titik sprinkle yang tersebar di seluruh ruangan. System ini dipilih karena lebih cocok dengan kondisi iklim di Indonesia, sedangkan di daerah Eropa banyak digunakan Dry System karena jika menggunakan wet system akan berpotensi terjadi pembekuan air di dalam pipa karena suhu yang dingin. Hal tersebut justru akan merusak sistem perpipaan sehingga fire protection tidak berfungsi dengan baik.

Pada Wet Fire Sprinkle PT Unza Vitalis Salatiga ini air berasal dari jaringan fire hydrant yang sudah ada sebelumnya. Pompa hydrant mengalirkan air pada tekanan 8-9 bar yang masuk ke Pressure Reducing Valve (PRV – berwarna biru di gambar) untuk diproses dan diturunkan tekanan airnya menjadi 3-5 bar. Hal ini dimaksudkan karena jika tekanan air terlalu besar akan cepat merusak head sprinkle. Selain melalui PRV, air juga bisa masuk ke jaringan sprinkle melalui Valve bypass yang dalam keadaan normal saluran ini tertutup. Artinya valve bypass dibuka secara manual jika terjadi kondisi Pressure Reducing Valve (PRV) mengalami kerusakan sehingga tidak dapat mengalirkan air dengan stabil pada tekanan yang telah ditentukan. Untuk mencegah air pada header kosong, maka menggunakan valve bypass ini.

Air yang masuk pada Header kemudian di transmisikan melalui 2 main valve yang akan mengisi air bertekanan pada pipa – pipa di atas gedung yang diproteksi. Jumlah titik sprinkle pada PT Unza Vitalis Salatiga mencapai 400 kepala springkle. Yang akan pecah apabila mencapai suhu 68 Derajat Celcius. Sejalan dengan aliran air pada pipa springkle maka 2 alarm gong yang ada diluar gedung akan menyala secara mekanis tanpa menggunakan listrik sehingga memperingatkan petugas dan penghuni lain untuk segera melakukan tindakan dan evakuasi. Jaringan Wet Sprinkle paling tidak bisa bertahan hingga 30 tahun. Hal ini tentunya sangat vital sebagai perangkat untuk proteksi terhadap kebakaran di Perusahaan. Bayangkan jika tidak ada system sprinkle ini, berapa kerugian yang dapat timbul? Tentunya lebih besar dan menghilangkan Aset bernilai daripada membangun system sprinkle. Hubungi kami segera di nomor 08882560888 / email info@bromindo.com untuk mengetahui lebih lanjut mengenai desain – pemasangan – inspeksi – maintenante system fire sprinkle di Perusahaan anda.

Leave a Comment