Jenis Alat Pemadam Api

Jenis Alat Pemadam Api memiliki 3 sistem

Stored Pressure

Catridge Pressure

Banyak orang sudah memiliki alat pemadam api namun tidak sedikit pula orang yang masih belum memahami alat pemadam api yang mereka miliki, jenis dan sistemnya seperti apa, jika sistem alat pemadam api yang ada tidak dipahami maka yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana mereka dapat mengoperasikan alat pemadam api tersebut dengan benar jika kebakaran terjadi. Jenis Alat Pemadam Api mengacu pada sistem kerja terdiri dari tiga sistem, yaitu sistem stored pressure, sistem cartridge dan Plug System. Secara sistem jenis alat pemadam api yang banyak beredar saat ini adalah:

Jenis Alat Pemadam Api sistem Stored Pressure

Stored Pressure sistem sesuai dengan namanya alat pemadam api stored pressure sistem bekerja dengan menggunakan tekanan langsung, artinya tabung pemadam api yang berisi media baik media powder maupun media gas menyatu dengan gas pendorong nitrogen kering, nitrogen kering atau N2K sangat tepat digunakan sebagai gas pendorong alat pemadam api karena gas ini bersifat kering dan tidak memiliki kandungan air sehingga tidak akan berefek terhadap media khususnya powder yang sangat rentan akan kelembaban, akibat kelembaban dapat mengakibatkan alat pemadam api media powder menjadi mudah membeku sehingga alat pemadam api tidak dapat bekerja secara optimal. Ciri Khas dari Sistem stored pressure biasanya dilengkapi dengan alat pengukur tekanan ( Pressure Gauge ) jenis alat pemadam api ini pada umumnya memiliki tekanan antara 13 hingga 15 bar.

Jenis Alat Pemadam Api Cartridge System

Jenis Alat Pemadam Api

Alat Pemadam Api Catridge Pressure

Jenis Alat Pemadam Api Cartridge System Pada jaman dahulu mendominasi pasar alat pemadam api di indonesia, Jenis Alat Pemadam Api cartridge system pada waktu itu banyak diminati terutama pada industri yang keberadaan lokasinya sangat terpencil karena Jenis Alat Pemadam Api system cartridge mudah dalam perawatan dan pengisian ulangnya karena media dan gas pendorong tidak bercampur menjadi satu sehingga dalam proses pengisian ulang tidak harus dilakukan oleh personil yang berkeahlian khusus. Hal ini sangat memudahkan bagi pengguna karena mereka tidak harus menunggu terlalu lama datangnya teknisi untuk melakukan pengisian ulang, seiring perkembangan teknologi Jenis Alat Pemadam Api Cartridge System berkurang peredarannya hal ini akibat mahalnya harga pengisian sistem ini karena dalam proses pengisian ulang yang harus diganti selain medianya cartridge nya pun harus di isi ulang atau bahkan harus dilakukan penggantian, disamping harga unit baru dari sistem cartridge harganya yang sangat mahal jika dibandingkan dengan Jenis Alat Pemadam Api sistem lain.

Jenis Alat Pemadam Api Plug System

Prinsip kerja alat pemadam api plug sistem hampir mirip dengan stored system, yang membedakan adalah untuk mengeluarkan media pada sistem stored pressure. Pada sistem stored pressure media akan keluar pada saat head alat pemadam ditekan, pada saat head ditekan spindle akan bergerak turun dan lobang head secara otomatis akan terbuka dan media dengan dibantu gas pendorong akan keluar, untuk plug sistem saat head di tekan maka secara otomatis akan mematahkan pipa bagian atas, pada saat pipa patah media bertekanan akan keluar untuk melakukan proses pemadaman.

Jenis Alat Pemadam Api Portable

spindle

spindle

Alat pemadam api jenis portable banyak digunakan untuk menghadapi kebakaran dengan skala kecil sehingga alat pemadam api jenis portable banyak orang mengistilahkan dengan sebutan APAR atau Alat Pemadam Api Ringan, lepas dari istilah tersebut sebenar apar memiliki kemampuan yang tidak bisa diremehkan, menurut uji coba yang kami lakukan Alat Pemadam Api Ringan kapasitas 3 Kg mampu memadamkan kebakaran dengan luas area 3×6 meter dengan ketinggian api mencapai 1,8 meter, selama proses penggunaannya benar. Alat pemadam api portable memiliki kapasitas mulai dari 1 kg hingga 90 kg. Biasanya alat pemadam api portable menggunakan media water, dry chemical powder, carbon dioxide, dan media gas.

Leave a Comment