Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional

Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional

Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm KonvensionalSystem Fire Alarm Conventional Adalah System yang paling sederhana dalam Instalasi Fire Alarm, banyak Hal yang sebetulnya dapat dikembangkan dalam system ini namun belum banyak yang mengetahuinya. Dalam Artikel ini kami akan membahas beberapa Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional dan pengembangan instalasi Fire Alarm Conventional untuk memaksimalkan fungsi dari fire alarm itu sendiri. Fitur tersebut diantaranya adalah:

Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional untuk Komunikasi

1. Instalasi Fire Intercome

Fire Intercome adalah komunikasi dua arah antara Manual Call Point & Fire Control Panel. Interkom merupakan kepanjangan dari intercommunication device atau peralatan komunikasi internal. sistem ini merupakan sebuah komunikasi elektronik yang ditujukan untuk pembicaraan, pengumuman, atau proses komunikasi yang terbatas. Interkom sering disebut juga interphone atau intertelepon. komunikasi ini tersambung melalui kabel yang disebut kabel Beudrat. Kabel ini berfungsi untuk menyalurkan suara dari pesawat interkom yang satu ke pesawat interkom lainnya. Fire Intercome adalah salah satu alat komunikasi darurat yang masih bisa berfungsi ketika terjadi kebakaran & listrik dipadamkan. untuk Instalasi Fire Intercom bisa menggunakan kabel ITC 3×0,6mm atau 2x2x0,6mm

2. Instalasi Flow switch/temper switch

Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional yang juga bisa dimanfaatkan adalah Flow Switch/Temper switch yaitu alat yang digunakan untuk mendeteksi Aktifasi Fire Fighting mendeteksi aliran air pada pipa hydrant atau Foam Chamber, atau bisa digunakan untuk mendeteksi aktifasi pompa hydrant atau pompa foam. untuk mendeteksi aktifasi pompa hydrant bisa digunakan dry contact NO pada main Magnetic Contactor.

3. Instalasi Integrasi System
Pada Instalasi Fire Alarm Conventional bisa di integrasikan pada beberaapa system yang ada misal:
– Auto Start Gas Evacuated

Membuang udara yang dapat memicu ledakan atau gas beracun yang dideteksi oleh gas detektor

– Auto Shut down elevator

Mematikan Lift saat Terjadi Kebakaran agar tidak muncul korban jiwa yang terjebak di dalam lift saat terjadi kebakaran

Jenis Fitur Instalasi Fire Alarm Konvensional Pengembangannya

– Auto Sut Down HVAC (High Voltage Alternative Current)

Mematikan suplly listrik utama dalam sebuah gedung agar ketika terjadi kebakaran semua peralatan listrik dapat dipadamkan untuk menghindari kerusakan peralatan akibat korsleting dan juga agar penghuni gedung dapat fokus untuk evakuasi saat terjadi kebakaran, karena sebagian besar korban yang terjebak dalam kebakaran, mereka tidak mendengarkan peringatan tanda Alarm Kebakaran karena sibuk dengan aktivitas kerja & terganggu kebisingan mesin, sehingga ketika Listrik dimatikan seluruh bunyi yang di hasilkan dari peralatan listrik akan mati sehingga seluruh penghuni gedung hanya mendengarkan suara Fire Alarm.

Leave a Comment