Prinsip Kerja alat pemadam api

Prinsip Kerja alat pemadam api

Alat pemadam api adalah perangkat yang digunakan sebagai alat untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran. Alat ini sangat vital dan harusnya ada dalam setiap tempat yang memiliki potensi untuk terjadinya kebakaran. Rumah, kantor, apartemen, hotel, rumah sakit, sekolah, pom bensin, gudang, toko dan tempat-tempat lainnya merupakan tempat yang bisa terjadi kebakaran kapanpun. Pemahaman mengenai prinsip kerja alat pemadam juga penting karena dengan mengetahui sifat-sifat dasar alat pengguna atau operator fire brigade yang diberi tugas untuk memadamkan api dapat menggunakan alat tersebut secara maksimal, sehingga kebakaran api pun dapat teratasi dengan baik. Prinsip Kerja alat pemadam api ? prinsip kerja alat pemadam api

Prinsip Kerja alat pemadam api berdasarkan medianya

Ada beberapa alat pemadam api yang harus kita ketahui, alat – alat ini memiliki ciri dan karakteristik berbeda dalam penggunaan, namun semua alat tersebut mempunyai fungsi yang sama, yaitu sebagai media fire fighting saat terjadi kebakaran. Hal yang perlu diketahui adalah bahwa api terbentuk berdasarkan 3 hal. Yaitu, material sumber api, suhu panas yang berlebih, dan ada oksigen yang cukup di tempat tersebut. Jika syarat 3 hal tersebut tidak terpenuhi, maka api tidak mungkin terjadi. Artinya dengan mengetahui hal ini, maka anda akan lebih mudah dalam memahami prinsip kerja pemadam api. Cara memadamkan api yang tepat yaitu dengan memperhatikan 3 hal dasar diatas, pengendalian didasarkan pada apa yang membentuk api tersebut menyala dan bagaimana penanganannya. Secara garis besar, semua alat pemadam api memiliki prinsip untuk memutus siklus 3 elemen dasar pembentuk api tersebut. Sehingga api tidak dapat menyala kembali dan menimbulkan kerugian yang serius.

Prinsip kerja alat pemadam api bisa dibedakan berdasarkan materi pemadam itu sendiri, seperti yang pernah kita bahas di tulisan sebelumnya. Yang pertama adalah alat pemadam api yang menggunakan media air. Seperti yang kita tahu, air merupakan media yang cukup efektif untuk memadamkan api karena air dapat membuang panas pada elemen yang terbakar. Pada alat pemadam yang menggunakan air, udara tekan mendorong air dengan kuat sehingga semprotan air dari dalam tangki bisa untuk memadamkan kebakaran yang terjadi.

Prinsip Kerja alat pemadam api gas

Sementara pada alat pemadam api yang menggunakan gas, biasanya karbon dioksida (CO2). Media ini ditempatkan pada tabung yang mempunyai tekanan tinggi dalam bentuk cair. Dan saat gas ini disemprotkan pada titik kebakaran. Gas akan mengembang seperti bola dan dapat menutupi dan mengurangi suhu panas dalam api. Selain itu, gas ini juga akan memutus siklus oksigen dalam area kebakaran. Seperti pada rumus 3 elemen pembentuk api diatas, jika tidak ada oksigen maka api tidak akan menyala. Begitulah prinsip kerja alat pemadam api. Dengan mengetahui hal ini diharapkan anda dapat mengambil keputusan tepat saat terjadi kebakaran.

Leave a Comment