Standar Instalasi Fire Sprinkler

Standar Instalasi Fire Sprinkler

Standar Instalasi Fire SprinkleDalam melakukan instalasi sistem fire fighting seperti sprinkle, semua kontraktor harus mematuhi dan mengacu pada standar instalasi fire sprinkle yang telah ada agar sistem yang dibuat dapat berjalan dengan baik saat ada kebakaran di dalam gedung. Standar instalasi fire sprinkle yang biasanya digunakan oleh operator yaitu NFPA 13 (National Fire Protection Assosiation) dan SNI 03-3989-2000 tentang tata cara perencanaan dan pemasangan sistem springkler otomatik untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung. Standar instalasi fire sprinkle dari SNI ini mencakup persyaratan yang harus ada dalam instalasi sprinkle dengan menggunakan instalasi pipa basah yang sasarannya adalah sebagai proteksi pemadam kebakaran pada gedung-gedung bertingkat, bangunan pabrik atau industru, dan bangunan lainnya yang masuk klasifikasi sifat hunian.

Standar instalasi fire sprinkler gedung

Fire Springkle adalah proteksi pemadam kebakaran di dalam gedung yang dipasang secara permanen / tetap. Sistem ini akan bekerja secara otomatis dengan menyemprotkan air ke area api saat kepala sprinkle pecah karena telah mencapai suhu tertentu. Desain pemipaan sprinkle diatur sedemikian rupa sehingga seluruh ruangan dapat tercover terkena air saat ada kebakaran. Standar instalasi fire sprinkle mengharuskan sistem yang dibangun memiliki paling tidak satu jenis sistem persediaan air yang bekerja secara otomatis dengan tekanan dan kapasitas cukup. Air dalam tandon tidak boleh mengandung serat dan bahan yang dapat mengganggu kerja dari sistem sprinkler.

Standar Instalasi Fire Sprinkler harus sesuai dengan desain gedung

Sistem pipa sprinkler harus dapat ditahan dengan sempurna oleh kerangka gedung dan dengan tambahan beban pipa tersebut yang telah berisi air. Beban yang ditanggung oleh kerangka gedung ini minimum sebesar 113kg yang berada pada titik gantungan. Pemilihan kepala sprinkle juga harus diperhatikan. Dalam standar instalasi fire sprinkle disebutkan bahwa dalam pemasangan di area tempat pegolahan kertas, pabrik alkali, pabrik pupuk organik, ruang penguapan, ruang penyepuhan listrik, ruang penyimpanan garam dan ruang lain yang mempunyai potensi terkena uap korosif harus dipilih kepala sprinkle yang memiliki bahan yang tahan korosi, atau kepala sprinkle diberi lapisan pelindung sesuai dengan syarat pabrik. Ukuran kepala sprinkle berbeda dengan tempat yang diproteksi, misalnya untuk tempat yang berpotensi terhadap kebakaran ringan cukup menggunakan kepala sprinkle dengan ukuran lubang 10 mm, kebakaran sedang 15 mm, sedangakan untuk tempat yang berpotensi terjadi kebakaran besar menggunakan kepala sprinkle dengan ukuran yang lebih besar yaitu 20 mm.

Kami dari Bromindo telah memiliki pengalaman yang memadai dengan tenaga Engineering professional siap dalam melakukan instalasi fire sprinkle sesuai dengan standar baik NFPA maupun SNI ke seluruh wilayah Indonesia. Hubungi tim kami di nomor 08882560888 / email emarketing01@bromindo.com untuk informasi lebih lanjut mengenai standar instalasi fire sprinkle.

Leave a Comment