Penempatan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Benar

Penempatan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Benar

penempatan tabung pemadam kebakaran yang benarDalam kehidupan sehari-hari tabung pemadam kebakaran tidak asing lagi didengar oleh kebanyakan orang dan sering kali dilihat hampir setiap bangunan gedung, perindustrianm rumah sakit dan lain sebagainya. Tabung pemadam kebakaran/alat pemadam api ringin/APAR (fire extinguisher) digunakan untuk memadamkan titik api/kebakaran yang masih belum terlalu besar untuk dipadamkan. Namun kebakaran yang sudah membakar selama 3 menit sudah dipastikan api membesar, api yang sudah terlau besar ini tidak bisa menggunakan alat pemadam api ringan ini. Hal ini Perlu bantuan tim pemadama kebakaran kota (Brigade fire) yang siap membantu. Oleh karena hal tersebut penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar harus diperhatikan sehingga pengguna cepat mengetahui alat ini agar segera dapat mematikan titik api.

Tabung pemadam kebakaran tidak boleh ditaruh disembarang tempat atau di taruh di bawah lantai. Jika tabung pemadam kebakaran ini ditaruh disembarangan tempat atau tidak digantung di tembok/dinding (wall) minimal 1 meter dipastikan dapat tersenggol oleh para pejalan kaki dan memperlampat pengguna/operator untuk memadamkan titik api. Disamping itu juga akan mengganggu media yang ada didalam tabung pemadam, khususnya tabung pemadam media powder karena media powder ini riskan akan kelembapan dan dapat mengakibatkan penggumpalan media pada dalam tabung pemadam. Oleh karena itu .

Untuk detailnya mengenai persyaratan penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar antara lain:

  1. Sesuai dengan area fire hazard (tempat resiko kebakaran) yang diproteksi.
  2. Mudah dilihat, diakses dan diambil serta dilengkapi dengan tanda pemasangan tabung pemadam kebakaran.
  3. Tinggi pemberian tanda pemasangan ialah 125 cm dari dasar lantai tepat di atas satu atau kelompok tabung pemadam kebakaran bersangkutan (jarak minimal tabung pemadam dengan lantai minimal 15 cm).
  4. Jarak penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar satu dengan lainnya ialah 15 meter atau ditentukan lain oleh pegawai K3 atau ahli K3.
  5. Semua tabung pemadam sebaiknya berwarna merah.

Sedangkan untuk tanda penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar antara lain:

[list type=”check2″]
  • Segitiga sama sisi dengan warna dasar merah
  • Ukuran tiap sisi 35 cm
  • Tinggi huruf 3 cm berwarna putih
  • Tinggi tanda panah 7.5 cm berwarna putih
[/list]

 

Menentukan Kebutuhan Tabung Pemadam Kebakaran disertai Penempatan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Benar

Penting menentukan kebutuhan tabung pemadam kebakaran untuk menentukan media pemadam yang digunakan untuk memadamkan api dengan klasifikasi kelas kebakarannya. Di Indonesia sendiri mengadopsi standar NFPA 10 yang membagi kebakaran dalam 5 klasifikasi antara lain:

[list type=”check2″]

  • Kelas A : kebakaran dari benda padat yang mudah terbakar (kayu, kertas, dll)
  • Kelas B : kebakaran dari benda cair yang mudah terbakar (bensin, solar, dll)
  • Kelas C : kebakaran dari benda-benda electrical (Komputer, televisi, ruang server dll)
  • Kelas D : kebakaran yang melibatkan material logam, dan
  • Kelas E : kebakaran dari minyak masak dan lemak.

Terdapat 3 jenis klasifikasi fire hazard, antara lain :

  • Light (low) hazard, yaitu area yang memiliki jumlah bahan mudah terbakar kelas A termasuk finishing material-nya, dekorasi serta bahan lain-nya tersedia dalam jumlah kecil, sebagai contoh : kantor, ruang kelas, ruang kursus, guest room didalam hotel, dan lain-lain.
  • Ordinary hazard, yaitu apabila suatu area memiliki jumlah bahan mudah terbakar kelas A dan kelas B jauh lebih banyak dari ketentuan dalam klasifikasi light hazard, misalnya : ruang makan, toko, ruang penelitian ilmiah, dan lain-lain.
  • Extra (high) hazard, yaitu apabila yaitu apabila suatu area memiliki jumlah bahan mudah terbakar kelas A dan kelas B jauh lebih banyak dari ketentuan dalam klasifikasi ordinary hazard, misalnya : bagian dapur dari rumah makan atau restoran, toko kayu atau furniture, bengkel, dan lain-lain.

[/list]

Penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar sebaiknya ditiap-tiap area yang disekitarnya terdapat barang-barang yang bernilai dan yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran. Jadi disarankan semua area disediakan tabung pemadam kebakaran sebagai proteksi dini dari bahaya kebakaran. Tetapi walaupun begitu sesuai peraturan dinas pemadam kebakaran, peletakan tiap-tiap tabung pemadam kebakaran disesuaikan pada luasan area ataupun ruangan yang akan dilindungi. untuk menentukan tabung pemadam kebakaran sebaiknya menggunakan brand yang memiliki kualitas yang terjamin dan dapat dihandalkan, misalnya seperti Amerex Fire Extinguisher, Dexter Fire Extinguisher dan GuardALL Fire Extinguisher.

Memilih Kapasitas Tabung Pemadam Kebakaran disertai Penempatan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Benar

Berikut ketentuan memilih kapasitas tabung pemadam kebakaran pada ruang/industri sesuai peraturan dari dinas pemadam kebakaran disertai penempatan tabung pemadam kebakaran yang benar antara lain:

[list type=”check2″]

  • Perkantoran / Koridor / Aula

Misalnya seperti untuk setiap luas ruang 200 M2 , harus disediakan 1 unit tabung pemadam kebakaran. Alat pemadam api ringan type kelas kebakaran ABC berkapasitas 6kg. Dengan jarak per-tiap unit, interval 20 meter. Ini berlaku untuk ruangan terbuka, misalnya seperti koridor / aula.

  • Ruangan berpartisi / Ruang Kantor / Kamar Tidur

Disarankan untuk menyediakan 1 unit tabung pemadam kebakaran untuk ruangan berpartisi, ruang kantor, kamar tidur atau semacamnya. Tabung pemadam kebakaran yang disediakan type kelas kebakaran ABC dengan kapasitas 3 kg.

  • Ruang Elektrikal / Genset / Panel Listrik

Untuk area berskala kecil seperti ruang elektrikal/genset/panel listrik disarankan menyediakan 1 unit tabung pemadam kebakaran yang memiliki kapasitas 4 kg dan 1 unit tabung pemadam kebakaran yang memiliki kapasitas 6 kg. Disarankan menggunakan media yang dapat menangani kelas kebakaran A, B C lebih banyak disarankan karena sangat multi purpose.

  • Industri / Area produksi / Gardu Listrik

Area seperti ini sangat perpotensi terjadi kebakaran. Oleh karena hal tersebut disarankan menyediakan 1 unit tabung pemadam berkapasitas 9 kg untuk type ABC dry chemical powder, 1 unit tabung pemadam kebakaran dengan trolley 50 kg untuk type ABC dry chemical powder berkapasitas 50 kg, dan 1 unit tabung pemadam kebakaran Co2 dengan trolley berkapasitas 9 kg. Tetapi jika kebanyakan karyawan adalah wanita sebaiknya menggunakan tabung pemadam kebakaran dengan kapasitas 5 kg, hal ini akan lebih efektif untuk dipasang dan mudah digunakan.

[/list]

 

Leave a Comment