Rotor Pompa Hydrant

Rotor Pompa HydrantPompa menjadi bagian terpenting dalam pemasangan jaringan instalasi fire hydrant, baik itu jocky pump, electrik pump atau diesel pump. Struktur Pemasangan 3 pompa hydrant dapat mengacu ke standar NFPA 20 standar sekaligus regulasi yang mengatur tentang Fire Fighting. Dalam praktiknya dan beberapa produk pompa yang beredar di indonesia sebagian telah memiliki sertifikat NFPA 20 dan beberapa type lain belum memiliki standar NFPA tetapi dapat di gunakan sebagai fire fighting pump. Pompa yang banyak di gunakan untuk fire hydrant di indonesia saat ini masih di dominasi merk torishima, ebara, Rotor Pompa Hydrant, fairbank morse, versa, SSP Pump, A-C fire pump, groundforce. pompa yang tadi di sebutkan sudah pernah di bahas di artikel-artikel sebelumnya.

Spesifikasi Rotor Pompa Hydrant

Rekayasa engineering yang tidak pernah berhenti berinovasi menghasilkan produk rotor pompa hydrant yang berkwalitas dari pump casing, casing cover, impeller, shaft, shaft sleeve, bearing bracket, casing ring, support feet, impeller nut dan packing or mechanical seal semua di design dengan sempurna. rotor sendiri telah memiliki ISO90001 Quality System Certificate, Registed by FMRC America dan Vounching Technical Inspection LTD (VTI). Rotor fire pump yang di gunakan untuk Electric Fire Pump, Centrifugal end Suction (pompa yang sistem kerjanya menghisap air yang dengan putaran impeler yang di gerakkan oleh motor listrik atau diesel) di antaranya type: RA 65/26A, Total Head: 80m Kapasitas @500 USGPM (1900liter/menit), Kebutuhan Power: 45Kw/3Ph/2pole/50Hz.

Maintenance Rotor Pompa Hydrant

Pompa hydrant umumnya dapat di gunakan minimal sampai 25-30 tahun, karena itu butuh perawatan khusus yang rutin harus di lakukan agar pompa hydrant siap kerja kapanpun dan tidak ada masalah ketika di gunakan. perawatan rotor pump yang perlu di lakukan antara lain:

  • Menutup Gate Valve pada pipa pembuangan secara bertahap dan matikan listrik.
  • Menutup manometer dan Vacuum Gouge dari inlet dan outlet , tambahan ; inlet gate valve harus ditutup.
  • Ketika suhu berada di bawah 0 derajat celcius , alirkan air yang tersisa di dalam pompa untuk mencegah pembekuan.
  • Ketika di biarkan tidak aktif dalam waktu yang cukup lama, putar rotor pompa secara berkala untuk memastikan mesin pompa mudah di jalankan.
  • Ketika pompa telah berhenti untuk waktu yang lama, bongkar komponen pompa. setelah itu, berikan spare part pompa dengan minyak anti karat- dan kembalikan komponen yang telah di lepas dan simpan di tempat yang aman.

SPESIAL DISCOUNT !!!

Order Notice:
in order for the customer to use the product safely, please state clearly the service conditions such as the liquid to be delivered, temperature etc. in ordering. if the specifications are beyond of the instruction, please inquire the supplier for details when placing special orders.

Leave a Comment