Cara Membaca Pressure Gauge (Jarum Tekanan APAR)

Cara Membaca Jarum Tekanan APAR yang Baik dan Benar

Pressure gauge atau jarum tekanan APAR adalah komponen penting yang harus ada pada tabung APAR. Tapi, Anda sudah tahu belum sih, bagaimana cara membaca jarum tekanan APAR yang baik dan benar? Karena tujuan dalam pengecekan tersebut adalah untuk memastikan bahwa alat pemadam api dalam kondisi normal dan siap untuk digunakan kapan saja.

Memangnya Seberapa Besar Tekanan APAR?

APAR (alat pemadam api ringan) merupakan suatu alat yang bekerja menggunakan tekanan. Nah, tekanan tersebut berasal dari gas Nitrogen (N2) yang nanti akan membantu mendorong media agar keluar dengan cepat melalui selang dan nozzle.

Lalu, berapa bar tekanan APAR? Agar media dapat keluar dengan cepat dan kencang, setidaknya membutuhkan tekanan sebesar minimal 13 bar. Namun untuk tekanan APAR yang normal adalah 13-18 bar.

Cara Membaca Pressure Gauge APARCara Membaca Pressure Gauge APAR yang Benar dan Sesuai Standar

Jika Anda memperhatikan, pada bagian pressure gauge terdapat tiga bagian dengan dua warna yang berbeda, yaitu:

  • Warna hijau di bagian tengah (tekanan dalam kondisi normal)
  • Warna merah bagian kanan (overcharge/kelebihan tekanan)
  • Warna merah bagian kiri (kekurangan tekanan)

Jadi, untuk setiap bagian tersebut memiliki arti dan maksud yang berbeda, ya! Oke, di bawah ini kita akan bahas tentang bagaimana cara membaca jarum tekanan APAR yang benar.

1. Cara Membaca Jarum Tekanan APAR di Bagian Warna Hijau

bagaimana cara membaca jarum tekanan aparCara membaca pressure gauge APAR yang pertama, Anda bisa coba lihat jarum tekanan menuju ke arah mana. Jika jarum tersebut berada di posisi hijau, berarti tekanan tabung APAR masih dalam kondisi normal. Dengan seperti itu, APAR siap untuk digunakan kapan saja, terutama dalam keadaan darurat.

2. Cara Membaca Pressure Gauge APAR di Bagian Warna Merah Sebelah Kanan

cara membaca jarum tekanan apar yang baikAnda juga harus mengetahui tentang bagaimana cara membaca jarum tekanan APAR ketika berada di posisi warna merah bagian kanan. Nah, pada kejadian ini menandakan jika tekanan APAR yang Anda gunakan memiliki tekanan berlebih atau yang biasa disebut dengan overcharge.

Kelebihan tekanan juga berpotensi untuk menyebabkan kebocoran pada tabung. Selain itu, tekanan yang terlalu tinggi juga dapat membahayakan seseorang ketika sedang menggunakan APAR.

3. Cara Membaca Jarum Tekanan APAR di Bagian Warna Merah Sebelah Kiri

cara membaca jarum tekanan apar yang benarJika jarum indikator tekanan APAR berada di bagian warna merah sebelah kiri, maka itu menandakan terjadi penurunan tekanan maupun tidak terdapat tekanan di dalam tabung tersebut. Maka dari itu, jangan sampai hal ini terjadi. Karena jika tidak ada tekanan dalam tabung, maka media yang ada didalamnya pun tidak dapat keluar.

Agar hal tersebut tidak terjadi, sangat penting bagi Anda untuk melakukan inspeksi APAR secara rutin dan terjadwal. Dengan adanya inspeksi/pengecekan APAR seperti itu, tentu semua komponen APAR termasuk medianya juga dapat terpantau dengan baik. Misalkan terjadi kerusakan, bisa segera dilakukan perbaikan maupun penggantian komponen.

Lho, tapi kan APAR CO2 tidak memiliki pressure gauge. Itu kenapa sih? dan Terus bagaimana cara mengecek tekanan APAR CO2? Tenang, Anda bisa baca pembahasan kami di sini …

cara membaca jarum tekanan alat pemadam apiTapi Apa Sih yang Menjadi Penyebab Tekanan APAR Turun?

Selain mempelajari tentang cara membaca jarum tekanan APAR, Anda juga harus mengetahui apa saja yang menyebabkan tekanan APAR menurun. Berikut ini merupakan beberapa faktor yang menyebabkan tekanan APAR menurun dan wajib untuk dihindari.

1. Terjadi Kerusakan pada Komponen APAR

Pertama, yang menjadi penyebab menurunnya tekanan APAR adalah pada komponennya. Bisa saja ada bagian tertentu, seperti seal maupun spindle head yang mengalami kerusakan. Sehingga menyebabkan tabung tidak tertutup rapat dan terjadi kebocoran tekan yang ada di dalam tabung.

2. Usia Tabung APAR Sudah Tua

Selain itu, dengan tuanya usia suatu tabung APAR juga bisa berpengaruh terhadap kasus seperti ini. Karena akan terjadi beberapa kemungkinan, seperti mengalami korosi dan menyebabkan kulit tabung mulai keropos. Dengan kerusakan tersebut akan menyebabkan kebocoran, sehingga tekanan APAR akan menurun dengan sendirinya.

3. Human Error

Pada faktor ini, bisa saja terjadi pada pihak pengelola maupun tamu suatu gedung/bangunan. Bisa saja teknisi gedung tersebut kurang teliti dalam menerapkan cara membaca jarum tekanan APAR. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh pihak yang tidak diketahui.

Misalkan ada pengunjung yang memainkan tabung APAR dan tidak disengaja safety pin terlepas dan tuas tertekan hingga mengeluarkan media. Tentu saja hal tersebut bisa menyebabkan tekanan APAR menurun dan harus segera diisi ulang/refill.

Nah, di atas merupakan beberapa cara membaca jarum tekanan APAR yang bisa Anda terapkan. Kemudian jika Anda ingin membeli alat pemadam api maupun ingin melakukan konsultasi seputar pemadam kebakaran, bisa hubungi kami sekarang, ya!

Recommended Posts

Leave a Comment

0