Commisioning Test Fire Alarm dan Gas Suppression System GFTO GuardALL Gedung Arsip Kota Pekalongan

commisioning test fire alarm commisioning test gas suppression system

Commisioning test fire alarm dan commisioning test gas suppression system harus dilakukan ketika segala instalasi sudah terpasang dan sudah siap dioperasikan sebelum sebuah gedung dihuni. Commisioning test berfungsi untuk menguji kelayakan dan kinerja sistem proteksi kebakaran sehingga ketika sebuah gedung sudah dihuni dan beroperasi, keamanan dan perlindungan aset dan penghuni gedung dapat selalu terjaga.

Commisioning test fire alarm dan gas suppression system GFTO GuardALL gedung arsip kota Pekalongan dilakukan pada hari Jumat tanggal 8 Desember 2017. Commisioning test disaksikan oleh tim dari main contractor yaitu CV Cipta Alam Persada dan juga pihak user yaitu pemerintah kota Pekalongan. Selain itu, pelaksanaan commisoning test dihadiri juga oleh Dinas Pekerjaan Umum kota Pekalongan dan Kejaksaan Negeri kota Pekalongan.

Ingin tahu apa saja yang terjadi saat dilakukan commisioning test dan bagaimana sistem fire alarm dan gas suppression system berjalan? Klik di sini untuk menyaksikan video dokumentasi kami.
 

Commisioning Test Fire Alarm System

Gedung arsip Pekalongan menggunakan addressable fire alarm system. Yang dimaksud dengan addressable sendiri yaitu menggunakan detector yag memiliki kode masing-masing sehingga pendeteksian titik api menjadi lebih terspesifik.

Commisioning test fire alarm system gedung arsip kota Pekalongan dilakukan dengan 2 cara yaitu menekan manual pull station dan memicu kinerja detector. Pada saat menguji kinerja detector dapat disesuaikan dengan jenisnya. Menyalakan api menggunakan korek api untuk menguji flame detector, penggunaan smoke checker untuk menguji smoke detector, dan penggunaan hair dryer untuk menguji heat detector.

Manual pull station berfungsi sebagai perangkat pendukung untuk memperingatkan penghuni gedung saat terjadi kebakaran yang belum terdeteksi oleh detector. Manual pull station akan memicu fire alarm berbunyi. Dalam prakteknya jika manual pull station telah ditarik namun kebakaran tidak terjadi atau hanya keisengan penghuni gedung, maka peringatan sistem fire alarm dapat dibatalkan melalui master control fire alarm.

Gedung arsip pekalongan dilengkapi dengan:

Dalam commisioning test fire alarm, jika semua komponen dalam sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsinya maka sistem siap digunakan dan dapat memproteksi secara maksimal di kemudian hari.

 

Commisioning Test Gas Suppression System GFTO GuardALL

Commisioning test gas suppression system GFTO GuardALL dilakukan pada ruang server lantai 1. Ruangan berukuran 3 x 4 ini dilengkapi dengan 1 flame detector dan 2 nozzle gas suppression system. Pada saat pengujian, penggunaan gas cair HFC 227 (heptafluoropropane) sebagai media pemadam dalam sistem gas suppression system GFTO GuardALL digantikan dengan 1 tabung gas nitrogen. Gas nitrogen disambungkan pada instalasi gas suppression sehingga hasil output nozzle nantinya berupa gas nitrogen.

Pengujian sistem gas suppression dilakukan dengan cara memicu kinerja flame detector, yaitu menyalakan api di dalam ruang server tersebut. Setelah api terdeteksi, alarm bell akan berbunyi untuk memperingatkan penghuni gedung melakukan evakuasi. Pada saat bersamaan evacuated sign lamp akan menyala. Jarak waktu evakuasi yaitu 1 menit, setelah itu gas akan didistribusikan ke ruangan yang terdeteksi terjadi kebakaran. Namun jika waktu 1 menit penghuni gedung belum sepenuhnya terevakuasi, penghuni gedung dapat menekan manual abort station untuk menunda keluarnya gas HFC 227. Pada saat bersamaan gas discharge lamp akan menyala sebagai tanda gas telah keluar dan sedang berlangsung proses pemadaman dalam ruangan tersebut.

Penggunaan media HFC 227 dalam sistem gas suppression system sangat cocok untuk memproteksi ruang server dan aset-aset yang rawan seperti berkas-berkas penting yang tidak bisa terkena air. Sehingga HFC 227 cocok digunakan dalam penerapannya di gedung arsip kota Pekalongan.

 

Fire alarm dan gas suppression system merupakan satu kesatuan sistem yang saling mendukung dalam kinerjanya. Sehingga dalam commisioning test kedua sistem tersebut saling bersinergi untuk menciptakan penanganan kebakaran maksimal.

Leave a Comment