Test Hydrostatic untuk Tabung APAR: Manfaat, Cara Kerja, dan Biayanya

Test hydrostatic untuk tabung APAR sangat diperlukan untuk menentukan apakah alat pemadam api tersebut berada dalam kondisi kerja yang optimal. Sebab, hanya dengan melihatnya saja tidak cukup untuk mengetahui apakah tabung APAR dalam performa yang baik atau sebaliknya.

Apa Itu Test Hydrostatic untuk Tabung APAR?

test hydrostatic untuk tabung apar menurut standar nfpaTest hydrostatic atau hydrostatic test sering juga disebut dengan hydrotest. Salah satu teknik pengujian tabung APAR ini merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk mengetahui apakah sebuah alat pemadam api masih layak digunakan atau tidak.

Hydrotest dilakukan dengan cara menekan tabung dengan kekuatan tekanan 1,5 kali tekanan normal yang mampu dihandle oleh tabung APAR tersebut. Hydrostatic test pada tabung APAR ini dilakukan menggunakan air sebagai media pengujiannya.

Uji tekanan tabung APAR dilakukan secara berkala dengan jangka waktu yang berbeda-beda tergantung jenis media APAR yang digunakan. Pada APAR Powder dan Foam, jangka waktu dilakukannya hydrotest adalah setiap 12 tahun sekali. Sementara pada APAR CO2 dan liquid gas, jangka waktunya setiap 5 tahun sekali.

Kenapa Harus Dilakukan Test Hydrostatic?

test hydrostatic untuk tabung apar sesuai standarPengetesan APAR secara hydrotest harus dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi tabung APAR tersebut. APAR merupakan alat pemadam api yang bekerja dengan tekanan tinggi, sehingga harus terhindar dari kebocoran atau kerusakan.

Dengan melakukan test hydrostatic untuk tabung APAR, maka adanya kebocoran atau kerusakan tabung APAR bisa dideteksi. Hydrotest akan mengurangi risiko malfungsi pada tabung APAR yang bisa terjadi karena kerusakan pada tabung APAR.

Jika tabung APAR bocor, maka tekanan di dalamnya akan menurun. Hal ini bisa menyebabkan APAR tidak bekerja dengan maksimal dalam mengeluarkan media pemadam api pada saat digunakan ketika terjadi kebakaran. Bahkan, tekanan APAR yang tidak stabil karena kebocoran juga bisa menyebabkan tabung APAR mengalami ledakan.

Hydrostatic test bermanfaat agar tabung APAR tidak membahayakan pada saat digunakan. Sebab, alat pemadam api yang tidak diuji secara hydrotest berisiko pecah ketika digunakan. Hal ini tentu sangat membahayakan petugas dan orang lain yang ada di lokasi tersebut.

Bagaimana Cara Test Hydrostatic untuk Tabung APAR?

test hydrostatic untuk tabung apar teknisi profesionalRegulasi dan standarisasi hydrostatic test untuk tabung APAR merujuk pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor:PER.04/MEN/1980 Tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.

Prosedur atau cara kerja test hydrostatic juga diatur dalam standar NFPA 10 tentang alat pemadam api portable. Berdasarkan standar tersebut, test hydrostatic untuk tabung APAR harus dilakukan oleh tenaga terlatih dengan mengikuti prosedur sebagai berikut.

  • Cek visual fisik tabung APAR
    Test hydrostatic diawali dengan memeriksa fisik tabung APAR secara visual. Pengecekan tabung APAR dilakukan secara menyeluruh. Termasuk mencari ulir yang rusak atau aus, penyok besar, korosi, dll. Jika ditemukan hal-hal tersebut, berarti tabung APAR tidak dapat diuji dengan aman dan harus disingkirkan.
  • Lepas komponen APAR
    Sebelum melakukan hydrotest, komponen APAR seperti part internal, selang, dan valve APAR harus dilepas. Pelepasan bagian-bagian APAR tersebut dilakukan sesuai standar oleh teknisi yang terlatih dan berpengalaman.
  • Lakukan pengosongan media APAR
    Media alat pemadam api harus dikeluarkan dari dalam tabung APAR. Tabung alat pemadam api tersebut harus benar-benar kosong dari isi atau media APAR yang ada di dalamnya. Setelah pengosongan media APAR, cek kembali bagian dalam APAR untuk mengecek indikasi adanya kerusakan.
  • Isi tabung APAR dengan media air
    Mengacu pada standar NFPA 10, hydrostatic test dilakukan menggunakan media berupa air atau cairan ringan yang tidak mudah terbakar lainnya. Setelah tabung APAR dikosongkan dari media pemadam api, selanjutnya diisi menggunakan air sampai penuh.
  • Lakukan uji tekanan tabung APAR
    Hydrotest dilakukan dengan cara memberikan tekanan hingga 1,5 kali dari tekanan kerja APAR normal. Berdasarkan standar NFPA 10, uji tekanan tabung APAR dilakukan minimal selama 30 detik. Periksa apakah terjadi kebocoran pada seluruh sisi tabung APAR.

Biaya Test Hydrostatic untuk Tabung APAR

hydrotest apar biaya terjangkauHydrotest merupakan proses pengujian APAR yang tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Teknik pengujian tabung APAR ini harus dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah terlatih dan profesional di bidangnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan serta menjamin kualitas tabung APAR yang diuji.

PT Bromindo Mekar Mitra menjadi pilihan yang tepat sebagai partner Anda untuk melakukan test hydrostatic tabung APAR secara aman. Bromindo didukung oleh tim teknisi ahli profesional yang berpengalaman di bidangnya. Selain itu, Bromindo juga memiliki fasilitas lengkap sesuai standar untuk melakukan hydrotest.

Tidak perlu khawatir dengan biaya layanan yang harus Anda bayar. Bromindo menawarkan layanan hydrotest tabung APAR dengan biaya yang terjangkau. Layanan hydrotest tabung APAR kapasitas 1 – 9 kg hanya Rp68.775,- saja (belum termasuk PPN).

Layanan test hydrostatic untuk tabung APAR tersedia untuk semua jenis media pemadam api, yaitu CO2, foam, powder, dan liquid gas. Ingin informasi lebih lanjut tentang layanan hydrotest di Bromindo? Langsung hubungi kontak kami!

Recommended Posts

Leave a Comment

0