Fungsi Jockey Pump dan Komponen Control Panel Fire Hydrant
Jockey pump dan komponen control panel fire hydrant berperan penting pada sistem pemadam kebakaran. Memahami fungsi dan cara kerjanya akan membantu Anda untuk menggunakan komponen tersebut dengan baik.
Pada sistem pemadam kebakaran, jockey pump berfungsi sebagai stabilizer tekanan, yaitu menjaga tekanan pada pipa hydrant agar tetap stabil. Begitu juga dengan komponen control panel fire hydrant yang masing-masing punya fungsi penting.
Apa Fungsi Jockey Pump Pada Fire Hydrant System?
Fire hydrant system memiliki beberapa jenis fire pump untuk mendukung proses pemadaman kebakaran. Salah satunya adalah jockey pump atau pompa jockey. Apa sih fungsi jockey pump pada sistem hydrant?
Fungsi utama jockey pump adalah menjaga dan mempertahankan tekanan air di dalam sistem hydrant agar tetap stabil atau konstan.
Saat ada kebocoran kecil atau tekanan air turun akibat penggunaan pasokan air di tempat lain, jockey pump akan aktif. Setelah aktif, jockey pump akan mengisi kembali tekanan pada sistem agar sesuai standar yang ditetapkan.
Jika tekanan air pada sistem turun, pompa utama akan terpicu untuk aktif. Tanpa jockey pump, pompa utama akan bekerja secara berulang-ulang. Hal ini menyebabkan penggunaan energi berlebihan dan memperpendek usia pompa utama.
Selain itu, jockey pump juga berfungsi untuk memantau kinerja sistem hydrant. Pompa ini biasanya dilengkapi dengan sensor tekanan dan perangkat pemantauan. Ini memungkinkan operator bisa memantau kinerja sistem dengan lebih baik.
Dengan bantuan jockey pump, operator dapat mendeteksi dan merespon perubahan tekanan pada sistem dengan cepat. Hal ini sangat penting agar sistem pemadam kebakaran bisa digunakan secepat mungkin saat situasi darurat.
Komponen Control Panel Fire Hydrant dan Fungsinya
- Thermal Over
- TDR
- Swith
- Pressure Switch
- Button
- MCB
Kinerja jockey pump tidak lepas dari komponen control panel fire hydrant. Beberapa komponen pada control panel fire hydrant dan fungsinya adalah sebagai berikut:
1. Mini Circuit Breaker (MCB)
MCB berfungsi untuk memutus arus listrik ketika terjadi konsleting ataupun untuk memutuskan arus listrik pada saat maintenance. Komponen MCB 1 Phase untuk system control dan MCB 3 Phase untuk power pompa.
2. Magnetic Kontaktor
Berfungsi sebagai kontak atau saklar yang mengubungkan dari source power 3 phase ke pompa. Jika pompa lebih dari 5 HP, maka menggunakan 3 magnetic kontaktor. Kontaktor 1 berfungsi untuk Main Contact/ kontak utama.
Kontaktor 2 berfungsi menghubungkan kumparan motor secara bintang, sedangkan kontaktor 3 berfungsi menghubungkan kumparan secara segitiga. Ini dimaksudkan untuk mengasut motor agar tidak terjadi lonjakan arus yang tinggi saat starting
3. Time Delay Relay (TDR)
TDR berfungsi untuk mengasut kumparan motor dari posisi bintang (star) ke posisi segitiga (delta). Pengasutan dapat menggunakan selector switch pada TDR. Pengaturan waktu tidak boleh kurang dari 3 detik dan tidak boleh melebihi 8 detik.
4. Toggle/Selector switch
Jockey pump dan komponen control panel fire hydrant berfungsi untuk merubah dari system AUTO-MANUAL-OFF. AUTO menandakan bahwa sistem fire hydrant dapat bekerja secara otomatis.
Sementara itu, MANUAL memerlukan bantuan manusia untuk menyalakan sistem. Nah, untuk OFF sendiri berfungsi untuk mematikan system setelah selesai digunakan.
5. Tombol ON dan OFF
Tombol ON berfungsi untuk menoperasikan pompa secara manual. Sementara itu, tombol OFF berfungsi untuk mematikan pompa hydrant secara manual ketika pemakaiannya sudah tidak diperlukan.
6. Thermal Over Load (TOL)
Thermal Over Load berfungsi untuk memutuskan system control saat terjadi panas yang tinggi mada motor penggerak pompa yang dapat menyebabkan terbakarnya kumparan pada motor listrik.
Hal ini bisa terjadi karena kegagalan system mechanical, seperti bearing pecah, as berkarat sehingga motor tidak kuat berputar. Atau terjadi karena setting pengasutan motor yang terlalu lama.
7. Emergency Push Button
Emergency push botton adalah komponen yang berfungsi untuk mematikan system secara keseluruhan pada saat keadaan darurat
8. Pressure Switch
Pressure switch berfungsi untuk mengatur system control berdasarkan tekanan. Komponen ini dapat diatur pada tekanan berapa bar aktif dan berhenti.
Bagaimana Cara Kerja Jockey Pump dan Komponen Control Panel Fire Hydrant?
Cara kerja jockey pump adalah menjaga tekanan air pada sistem agar tetap stabil. Bagaimana cara jockey pump menjaga tekanan? Langkah-langkah cara kerja jockey pump dan komponen control panel fire hydrant adalah sebagai berikut:
1. Pemantauan Tekanan
Jockey pump terhubung ke sistem hydrant dan dilengkapi dengan sensor tekanan. Sensor akan terus memantau tekanan di dalam sistem. Saat tekanan turun di bawah ambang batas, sensor akan mendeteksi perubahan tersebut.
2. Aktivasi Pompa
Ketika sensor mendeteksi adanya penurunan tekanan yang signifikan, maka jockey pump akan aktif secara otomatis. Biasanya, tekanan yang turun disebabkan karena kebocoran kecil pada sistem atau akibat penggunaan air di tempat lain.
Jockey pump dan komponen control panel fire hydrant dapat beroperasi secara manual maupun otomatis yang diatur melalui control panel. Cara kerja jockey pump ini bisa diatur sesuai kebutuhan pengguna.
Jika pada toggle/selector switch di control panel diposisikan pada manual, maka cara kerja jockey pump dilakukan dengan menekan tombol ON. Sementara untuk mematikan pompa ini dilakukan dengan menekan tombol OFF.
Jika Toggle/selector switch diposisikan pada auto, maka sepenuhnya pompa jockey bekerja secara otomatis. Kinerja jockey pump akan dikendalikan menggunakan pressure switch. Biasanya, pressure switch di-setting antara 6-8 bar atau 8-10 bar.
3. Pengisian Air
Setelah diaktifkan, jockey pump akan mulai memompa air ke dalam sistem pemadam kebakaran. Pompa pemadam kebakaran ini bekerja untuk mengisi kembali tekanan pada sistem, sehingga mencapai tingkat tekanan yang diinginkan.
4. Pemantauan Tekanan Terus-Menerus
Selama jockey pump aktif, sensor akan terus menerus memantau tekanan di dalam sistem. Setelah tekanan kembali mencapai pada tingkat atau level yang diinginkan, maka jockey pump akan langsung mati secara otomatis.
5. Siklus Berulang
Ketika tekanan pada sistem kembali turun di bawah ambang batas, maka jockey pump akan diaktifkan kembali untuk mengisi tekanan. Proses ini bisa terjadi berulang-ulang selama diperlukan untuk menjaga tekanan agar sistem tetap stabil.
Dengan menjalankan tugas tersebut, jockey pump akan membantu menjaga tekanan air pada sistem tetap stabil. Hal ini sangat penting agar sistem pemadam kebakaran berfungsi secara efektif dan efisien.
Kontraktor Fire Hydrant Profesional & Berpengalaman 25 Tahun
Jockey pump dan komponen control panel fire hydrant punya peran penting pada sistem pemadam kebakaran. Agar aman dan berfungsi optimal saat darurat, pastikan Anda memilih kontraktor hydrant yang berpengalaman dan profesional.
Selama 25 tahun dengan lebih dari 10.000 pelanggan, Bromindo telah mendedikasikan diri untuk memberikan solusi sistem proteksi kebakaran yang cerdas untuk Indonesia.
Kami telah dipercaya banyak perusahaan untuk menyediakan sistem proteksi kebakaran terbaik. Dari tahap awal perencanaan, perancangan, instalasi, commissioning test, maintenance, hingga menyiapkan tim fire brigade internal perusahaan.
Bromindo siap membantu Anda membangun instalasi fire hydrant yang berkualitas dan sesuai standar. Kami memastikan setiap proyek menggunakan produk berkualitas, bersertifikasi, dan berstandar nasional maupun internasional.
Selama 25 tahun, Bromindo terus melakukan riset hingga menghadirkan Firecek, Aplikasi Sistem Proteksi Kebakaran No.1 di Indonesia. Dan FireTrack adalah bagian dari Firecek untuk mengontrol ground tank agar level air selalu terjaga pada posisi yang diinginkan.
FireTrack by Firecek juga dapat digunakan untuk mengontrol kondisi fire pump aktif atau tidak. Anda juga bisa me-manage fire pump set agar selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan. Tertarik pakai FireTrack? Download Firecek DISINI.
Hi! Saya Bro Bagas, seorang Fire System Specialist di Bromindo. Saya selalu mengikuti pembaruan dan perkembangan terbaru tentang sistem proteksi kebakaran. Melalui tulisan di website ini, saya akan berbagi pengetahuian dan pengalaman untuk membantu orang-orang dalam menciptakan sistem proteksi kebakaran.



























salam sehat utk kita semua..
selamat siang team bromindo..
aq ada pertanyaan mengenai jockey pump yg selalu berdengung pada pipa setelah jockey pump off..
semoga team bromindo mempunyai solusi..
mohon petunjuk,.trimakasih..
salam sehat
Selamat pagi Pak Bayu,
Saran dari kami yaitu Pak Bayu bisa memastikan lebih lanjut, apakah yang berdengung pada instalasi atau di jockey pump. Jika asal dengung dari jockey pump, maka perlu dilakukan pengecekan pompa. Apabila yang berdengung pada instalasi, bisa jadi itu disebabkan sisa getaran/pergerakan air di dalam instalasi. Bisa berasal dari water tank maupun pipa.
Selagi instalasi berjalan normal, kami rasa dengung tersebut bukan menandakan adanya kerusakan pada instalasi.
Semoga jawaban kami membantu ya Pak Bayu.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat pagi, izin bertanya apakah pernah mengalami kendala tekanan hydrant turun pada pagi hari (2BAR) dan naik pada sore hari(10BAR) ya? Ini kondisi sewaktu ditest hydrostatik secara manual dan belum terhubung ke jockey pump.
Selamat siang Pak Samsudin,
Masalah kenaikan tekanan pada instalasi hydrant bisa terjadi dikarenakan naiknya suhu panas, dan tidak/belum terhubungnya safety valve ke instalasi pipa sehingga tekangan yangg bertambah tidak bisa ter-cover.
Untuk konsultasi lebih lanjut, Bapak bisa menghubungi tim kami atau kunjungi kantor kami di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat pagi, izin bertanya apakah pernah mengalami kendala tekanan hydrant turun pada pagi hari (2BAR) dan naik pada sore hari(10BAR) ya? Apakah suhu bisa sangat berpengaruh terhadap tekanan hydrant
Selamat siang Pak Samsudin,
Masalah kenaikan tekanan pada instalasi hydrant bisa terjadi dikarenakan naiknya suhu panas, dan tidak/belum terhubungnya safety valve ke instalasi pipa sehingga tekangan yangg bertambah tidak bisa ter-cover.
Untuk konsultasi lebih lanjut, Bapak bisa menghubungi tim kami atau kunjungi kantor kami di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat sore
Untuk pemeliharaan harian,bulanan pada elektrik pump dan jocky pump apa saja kegiatan yang dilakukan kan pak?
Selamat pagi Pak Cahya,
Untuk pemeliharaan harian dan bulanan yg paling penting dicek rutin adalah tampilan fisik, fungsi dari pomp jockey dan electric, dan pastikan pengecekan tekanan pada layar pressure. Untuk pemeliharaan fire pump sekarang Bapak juga bisa menggunakan aplikasi Firecek ya, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi sales@bromindo.com.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat siang saya sanni, kami punya kendala pada sistem hydrant pabrik. Pada saat malam hari mesin elektrik hydrant hidup otomatis. Dan di pagi hari tim mintenance mengecek pompa hydrant electrik jebol/rusak karena untuk mematikan mesin elektrik harus manual. Kemungkinannya adalah terjadinya penurun lonjakan tekanan yg besar yg membuat mesin elektrik pump bekerja. Settingan tekanan yg kami gunakan jockypump on 6 bar dan off 7-8 bar, elektrikpump on 4 bar dan off manual, dieselpump on 3 bar dan of manual. Kami juga berniat untuk menambahkan pressure tank lebih baik setelah header all hydrant pump atau pada jockey pump? Apakah ada saran lain dari pihak bromindo? Terima kasih
Selamat pagi Pak Sanni,
Apakah jockey berfungsi normal? Apakah dilakukan inspeksi secara rutin? Kalau bisa sampai 4 bar, kemungkinan ada instalasi bocor atau disalahgunakan dengan membuka valve atau hydrant pillar tanpa sepengetahuan. Karena banyak ditemukan juga air hydrant tidak dipakai seperti seharusnya.
Jika memang ada kebocoran, seharusnya bisa saja terdeteksi tidak hanya di malam hari, bisa saja siang hari pompa menyala. Apakah kejadian pompa menyala pernah terjadi juga di siang hari?
Untuk penambahan pressure tank perlu diperhatikan fungsi penambahan item tersebut. Karena beda kasus beda solusi. Seperti contohnya kalau jockey pump yang tidak berfungsi karena foot valve bocor, maka yang diperlukan justru primming tank. Selain itu, Bapak bisa menggunakan aplikasi monitoring fire hydrant Welmo by Firecek yang bisa membantu Bapak melakukan inspeksi rutin fire hydrant dan memberikan notifikasi ketika pompa menyala atau ground tank berada di bawah level standar. Untuk info lebih lanjut tentang aplikasi Welmo, bisa cek di video ini pak.
Untuk konsultasi lebih lanjut atau Bapak memerlukan bantuan dari tim ahli kami, tak perlu sungkan untuk menghubungi tim kami yang terdekat dengan lokasi Bapak. Kantor kami ada di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang. Bapak bisa menghubungi kami di sini.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Terima kasih atas penjelasannya☺️
Hai Kak Sanni,
Terima kasih kembali.
Dengan senang hati kami membantu Bro & Sis pembaca setia FireCorner Bromindo.
Semoga bermanfaat ya.
Salam,
Tim Bromindo
Izin bertanya jika pompa jockey pump durasi nyala hanya 15 detik dan waktu stopnya sekitar 4 menit dengan setingan pressure switch 0,7 Mpa – 0,9 Mpa apakah normal?
Jika tidak normal apa dampaknya pada sistem motor dan pompa. Terimakasih.
Selamat sore Pak Munzar,
Dari cerita Bapak, analisa kami ada indikasi kebocoran di instalasi.
Jika dilihat dari interval waktunya, bocoran seharusnya cukup besar.
Dampak jika dibiarkan, jockey pump bisa rusak dikarenakan hidup/bekerja keras untuk backup kebocoran.
Hidupnya jockey juga menimbulkan water hammer di instalasi.
Apabila tidak ada pressure tank, maka instalasi dapat menerima getaran terus-menerus.
Saran dari kami, sebaiknya segera inspeksi dan perbaiki sistem instalasi Bapak sebelum dampak semakin besar. Selain itu Bapak bisa menambahkan tools aplikasi hydrant Welmo yang sedang tim kami kembangkan untuk monitoring instalasi dan deteksi kebocoran lebih dini, sehingga kejadian serupa tidak terjadi di masa depan.
Jika Bapak memerlukan saran dan solusi dari Bromindo, kami siap membantu Bapak.
Silahkan kirimkan detail instalasi Bapak di sini.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Izin bertanya,
Untuk durasi start dan stop jockey pump, normalnya berapa ya?
Kondisi: Start Stop di 150-170 psig, flowrate 100 gpm
Selamat siang Pak Hasan,
Sebenarnya penentuan klasifikasi jockey pump bukan dari durasi start dan stop-nya, dikarenakan jockey pump berfungsi sebagai penstabil tekanan air pada instalasi agar apabila ada penurunan tekanan kecil tidak terakumulasi sampai dapat men-trigger main pump.
Bedasarkan dari fungsinya, maka spesifikasi jockey dituntut memiliki kemampuan tekanan untuk mencapai keseluruhan instalasi.
Spesifikasi jockey harus memiliki kapasitas 5% – 10% dari kapasitas main pump (NFPA 20) dan harus memiliki tekanan yang dapat mencapai titik tertinggi atau terjauh.
Saran dari kami, head harus minimal sama dengan atau lebih besar dari head main pump.
Untuk konsultasi lebih lanjut, Bapak bisa menghubungi kami di sini.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat siang. Mau bertanya
Berapa bar seetingan pada Pompa Joky pump apabila Safety Relife Valve kita setting 12 barr
Selamat pagi Pak Heri,
Menurut ahli teknisi hydrant kami, selisih jarak safety valve pada pompa stand by 2 bar lebih rendah. Jadi safety valve di 12 bar dan pompa stand by di 10 bar.
Jika ada kendala atau memerlukan bantuan, tak perlu sungkan untuk menghubungi kami Pak.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat siang Saya baru belajar tentang system hydrant. Permasalahan nya posisi auto nyala terus. Dan tidak mengisi ke pressure tank.
Mohon penjelasan nya
Terima Kasih
Selamat pagi Pak Dede,
Pertama, pastikan pressure tank ke header terhubung tanpa ada valve tertutup.
Sesudah dipastikan header connect ke header, pastikan pompa menghisap air di water tank dengan baik
Apabila sistem pompanya negatif suction, pastikan instalasi pemancing (primming tank) mengisi intalasi hisap agar tidak terjadi masuk angin dan gagal hisap.
Jika masalah masih timbul, sebaiknya Bapak memanggil vendor hydrant agar bisa membantu cek kendala yang Bapak hadapi.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Apakah ada acuan berapa jam sekali pompa Jockey akan menyala dalam satu instalasi pabrik yang besar? Jika menyala dalam 4 jam sekali apakah hal tersebut normal?
Selamat siang Pak Bayu,
Pemicu aktifnya pompa jockey adalah turunnya tekanan di instalasi. Jika tekanan di instalasi turun sampai batas auto on jockey, maka jockey akan hidup dan akan mati apabila tekanan sudah menyentuh batas auto off.
Jika jockey hidup dengan konstan per 4 jam, ada indikasi instalasi bocor.
Tapi apabila jockey hidup di jam-jam tertentu khususnya pada suhu rendah (malam/sore), maka indikasinya ada udara release di instalasi lewat air vent, dan jockey akan hidup hanya sekali untuk memenuhi tekanan saja.
Apakah sudah jelas Pak Bayu? Jika ada pertanyaan lagi, tak perlu sungkan untuk menanyakannya lagi kepada kami.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat sore, saya baru belajar tentang system hydrant. Yang saya ingin tanyakan, bagaimana cara mengetahui flow switch pada setiap lantai berfungsi dengan baik.Tolong panduannya untuk pengetsan flow switch. Terima kasih.
Selamat pagi Pak Putra,
Flow switch adalah alat yang berfungsi untuk membaca aliran/pergerakan air pada instalasi. Jadi untuk mengetes flow switch masih berfungsi dengan baik atau tidak, Bapak bisa membuka salah satu instalasi agar ada pergerakan air. Apabila flow switch ada di instalasi sprinkler, bisa dites dengan cara membuka instalasi drain pada sprinkler.
Apakah sudah jelas Pak Putra?
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Apa bisa pada jockey pump dibtambahbkan Surge Tank?
Selamat pagi Pak Tatas,
Jika yang dimaksud Bapak surge tank itu pressure tank, maka bisa ditambahkan ke jockey pump Pak.
Salam,
Tim Bromindo
Selamat pagi pak..salam sejahtera dan sehat selalu..
Mohon ijijn perkenalkan saya Yudi dr engineering mau tanya perihal flowswitch
Di gedung saya ketika pompa jockey running flowswitch yg di lantai kenapa alarm ya pak,dan alarmnya di lt itu terus,mohon bantuannya pak
Selamat pagi Pak Yudi,
Flow Switch adalah alat yang memiliki fungsi untuk membaca aliran air, dan hasil pembacaan tersebut dikirim ke sistem alarm untuk menjadi notifikasi. Bisa diasumsikan apabila pada saat jockey pump running, maka flow switch membaca pergerakan air dalam instalasi tersebut. Apabila di instalasi tersebut ada kebocoran (aliran air) dan instalasi tersebut adalah instalasi fire sprinkler maka bisa di-cross check kembali. Apabila tidak ada kebocoran fisik, bisa juga dicek instalasi drain sprinkler-nya.
Untuk konsultasi lebih lanjut, Bapak bisa hubungi kami atau kunjungi kantor kami Pak. Bapak juga bisa menggunakan sistem deteksi kebocoran hydrant inovatif dari Bromindo bernama Welmo yang akan mendeteksi kebocoran dini pada ground tank dan instalasi hydrant, untuk info lengkap bisa baca di sini.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
Bagai mana cara menghubungkan master countrol alarm dengan fire pump, dan cara koneksi kabel nya dipanel fire pump.
Mohon bantuan nya terimakasih
Selamat pagi Pak Rifal,
Mohon maaf untuk menjabarkan cara teknisnya kami rasa akan terlalu panjang di kolom komentar.
Untuk konsultasi lebih lanjut, Bapak bisa menghubungi tim kami di sini.
Terima kasih.
Salam,
Tim Bromindo
selamat siang saya kamal, pekerja di bagian utility, pabrik textile, kami punya jokeypump hidrant, ada trouble, tidak bisa auto, itu alarmnya “non auto”, mohon penjelasan itu kira2 problemnya gmn tau gk bos.
Hai Pak Midwar,
Untuk jockey pump apakah terhubung dengan WLC (Water Level Control) atau tidak?
Jika terhubung, ada kemungkinan trouble terletak pada Electroda WLC.
Jika tidak, ada kemungkinan trouble berada pada pressure switch.
Salam,
Tim Bromindo